Jumat, 28 Desember 2012 13:32:00
Panglima Teluk Norman Schwarzkopf. mnginteractive.com





Bekas Panglima Perang Teluk Amerika meninggal

Reporter : Pandasurya Wijaya


Merdeka.com - Norman Schwarzkopf Jr, mantan panglima perang teluk Amerika Serikat meninggal di usia 78 tahun.

Seorang sumber mengatakan kemarin Jenderal berbintang empat itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.22 waktu setempat di rumahnya di KotaTampa, Negara Bagian Florida, seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (28/12).

Adik perempuan Schwarzkopf, Ruth Barenbaum, mengatakan kakaknya itu meninggal karena komplikasi pneumonia. "Kami sekeluarga masih terkejut dengan kejadian ini," ujar dia.

Schwarzkopf, mantan tentara perang Vietnam itu dikenal anak buahnya dengan sebutan Norman Badai. Dia terkenal lantaran sering mengumbar emosinya yang meledak-ledak. Schwarzkopf memimpin 540 ribu pasukan Amerika dan 20 ribu pasukan sekutu dalam pertempuran enam pekan di Teluk pada 1991 menghadapi Irak. Pertempuran untuk membebaskan Kuwait dari penguasaan tentara Irak itu berhasil menggulingkan Presiden Irak Saddam Hussein setelah berkuasa selama 34 tahun.

Sejumlah ahli militer mengagumi strategi perang Schwarzkopf dalam mengepung dan menyapu bersih pasukan Irak. Prestasinya itu dikenal sebagai salah satu strategi militer hebat dalam sejarah. Pengepungan dan penyerangan pada perang darat itu berakhir hanya dalam waktu 100 jam.

Mantan Presiden George H. W. Bush yang membangun koalisi internasional 30 negara menghadapi Irak mengatakan dia dan istrinya berduka atas meninggalnya Schwarzkopf. "Amerika telah kehilangan seorang patriot sejati dan seorang pemimpin militer hebat," kata juru bicara Bush dalam sebuah pernyataan.

Gedung Putih menyatakan Schwarzkopf merupakan seorang Amerika sejati dan warisan jasanya sebagai patriot akan selalu dikenang.

(mdk/fas)


SHARE & FOLLOW



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS