Jumat, 31 Agustus 2012 23:27:24
Kerusakan akibat gempa (ilustrasi). Merdeka.com



Peringatan tsunami di Filipina malah ditingkatkan


Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo



Merdeka.com - Meski peringatan waspada tsunami buat Indonesia dan beberapa negara di wilayah pasifik telah dicabut, pemerintah Filipina malah menaikkan peringatan tsunami menjadi siaga tiga di beberapa daerah. Hal itu terkait gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter mengguncang wilayah itu pukul 09.30 malam waktu setempat.

Surat kabar Daily Inquirer melaporkan, Jumat (31/8), Direktur Institut Gunung Api dan Kegempaan Filipina Renato Solidum mengatakan lembaganya menaikkan peringatan tsunami buat beberapa daerah, yakni Samar Utara, Samar Timur, Leyte, Leyte Selatan, Surigao del Norte, dan Surigao Sur. "Gempa susulan masih terasa di Lembah Cagayan, tapi belum dilaporkan ada longsor," kata Solidum. Dia memperingatkan warga tinggal di wilayah pesisir pantai seperti Cagayan sampai Surigao del Norte tetap waspada.

Pusat gempa terletak pada koordinat 10.9 sampai 10.8 lintang utara, dan 127.1 sampai 126.7 bujur timur Filipina. Jaraknya 91 mil laut atau 146 kilometer sebelah timur Kota Guiuan, Provinsi Samar, Filipina, dengan kedalaman 32 kilometer di bawah laut. Satu orang dilaporkan meninggal dan seorang bocah terluka di Kota Cagayan de Oro,

Dalam wawancara, Walikota Cagayan de Oro Vicente Emano mengatakan korban tewas tenggelam saat banjir bandang akibat tsunami masuk ke sungai di wilayah Barngay, Desa Tablon. Selain itu, dia menambahkan tujuh rumah terendam air dan beberapa lainnya terkubur dalam longsor.

Sebuah rumah Kota Cagayan de Oro dikabarkan rubuh. Menurut siaran radio setempat, aliran listrik di beberapa kota di Pulau Visayas dan Mindanao, yakni bagian tengah dan selatan Filipina mati total.

Goyangan lindu terasa hingga Provinsi Camiguin, Misamis Oriental, Davao del Norte, Davao del Sure, Sarangani, dan Bukidnon. Kota paling terdampak antara lain Cagayan de Oro, Tagum, General Santos, dan Davao.

(mdk/fas)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM