Rabu, 28 Agustus 2013 18:35:00
tarpin pendaki gunung. ©Gimbalalas Indonesia





Wow, pria ini sukses mendaki Semeru dengan berjalan mundur!

Reporter : Vizcardine Audinovic


Merdeka.com - Beberapa hari yang lalu Merdeka mengulas sosok Iswahyudi atau Tarpin yang akan mendaki Gunung Semeru dengan cara berjalan mundur. Kemarin (27/8) Tarpin kembali ke Malang dan membawa kisah menarik atas aksinya. Bagaimana ceritanya?

Selama tiga hari sejak Sabtu (24/8) pagi, Tarpin mulai mendaki Gunung Semeru dengan cara yang unik dan berisiko, yakni berjalan mundur. Aksi tersebut diawali dengan penyematan spion sebagai alat untuk Tarpin melihat jalan dibelakangnya, oleh petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Proses pendakian dengan jalan kaki mundur pun resmi dimulai.

Tarpin mendaki Gunung Semeru dengan berjalan mundur Tarpin dengan alat bantu spion untuk mendaki Gunung Semeru

Tarpin memulai perjalanannya dari Ranu Pani menuju Ranu Kumbolo yang jaraknya sekitar 17 km. Kemudian dilanjutkan menuju Kalimati. Setelah itu Tarpin bersama tim beristirahat dan camping di sana. Pada hari Minggu (25/8) pagi, pria kelahiran Malang, 1 Januari 1968 melanjutkan pendakian ke etape tiga yakni Kelik (di atas Arcopodo). Di sini prejalanan mulai menanjak.

Seluruh tim kembal beristirahat untuk mempersiapkan pendakian menuju puncak. Jarak dari Kelik menuju puncak cukup dekat yakni sekitar satu kilometer. Namun Tarpin dan tim memutuskan untuk mendaki setelah waktu subuh pada hari Senin (26/8), untuk menghindari gas beracun dari Gunung Semeru, mengingat gunung ini masih aktif.

Dengan keadaan jalan yang menanjak sekitar 45 derajat, Tarpin tetap semangat untuk mendaki. Jalanan yang tidak rata, penuh pasir dan berbatu tidak menyurutkan pria ini untuk terus melanjutkan perjalanan.

Akhirnya Tarpin sukses menapakkan kaki di puncak Mahameru. Ia berhasil mendaki Gunung setinggi 3.676 meter dari permukaan laut itu. "Saya sangat bersyukur karena keinginan yang sudah lama saya impikan bisa terwujud dengan dukungan dari teman-teman Gimbal Alas dan pihak lainnya," ungkap Tarpin.

Tarpin mendaki Gunung Semeru dengan berjalan mundurSemoga di luar sana masih banyak Tarpin-Tarpin lain yang bisa memberi inspirasi dan peduli dengan lingkungan.

(mdk/vic)


SHARE & FOLLOW






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS