Kamis, 22 Agustus 2013 10:20:02
Waduk Ria Rio. ©2013 Merdeka.com





Asal-asul nama Waduk Ria Rio

Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi


Merdeka.com - Upaya Gubernur Joko Widodo (Jokowi) untuk mengubah Ibu Kota DKI Jakarta semakin terlihat. Setelah berhasil merelokasi PKL Tanah Abang untuk mengurai kemacetan, kini mantan Walikota Solo ini pun berencana akan menambah ruang terbuka hijau dengan menata beberapa waduk yang tidak terawat di beberapa Wilayah Jakarta.

Waduk Ria Rio di daerah Pedongklean, Pulogadung, Jakarta Timur, merupakan salah satu tempat yang akan dibenahi oleh Pemprov DKI Jakarta mulai bulan ini. Nantinya waduk yang diperkirakan seluas 26 hektar ini, akan menjadi solusi untuk mengantisipasi masalah banjir yang sering terjadi di kawasan Pulomas dan sekitarnya.

Waduk Ria Rio ini memang sudah ada pada era kepemimpinan Gubernur Ali Sadikin ditahun 1960-an. Meski disebut waduk namun awalnya daerah resapan air ini adalah sebuah rawa yang tidak bertuan di tahun 1950-an.

"Dulu kawasan ini rawa-rawa, sawah, semak-semak. Ini dulu mah panjang sampai ke Semper sono. Nah pas era pak Ali Sadikin baru dah sebagian digusur buat dibikin jalan. Yah sisanya tinggal segini ini sekarang," ujar Abdullah, salah satu warga Asli pedongkelan, saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (21/8).

Abdullah mengatakan, di tahun 1960, PT. Pulomas Jaya membutuhkan tanah urukan untuk membuat lapangan pacuan kuda Pulomas yang tidak jauh dari waduk Ria Rio. Akhirnya lahan yang tadinya rawa ini pun dikeruk dan diambil tanahnya untuk keperluan itu.

"Setelah diuruk, yang tadinya rawa-rawa ini jadi waduk, airnya makin banyak. Dulu mah ini bersih banget, gak kayak sekarang," kenang pria yang telah berusia 65 tahun.

Abdullah melanjutkan, di tahun 1965-1970, waduk tersebut adalah menjadi tempat bermain anak-anak kecil dan warga sekitar. Air yang menggenangi waduk tersebut pun dimaanfaatkan warga untuk keperluan rumah tangga dan menjadi wisata kecil bagi keluarga.

"Warganya masih sedikit tempo dulu, Anak-anak kecil pada berenang, ibu-ibu pada nyuci, airnya bersih jernih, bahkan sempat dibuat sama pak Ali Sadikin layar tancep, semua masyarakat datang tiap malem ke sini," ungkapnya.

Diceritakan Abdullah, melihat ramainya, antusias warga, akhirnya setelah itu waduk tersebut pun akhirnya dikelola menjadi tempat hiburan warga. Setelah itu pula menurutnya banyak warga yang mulai membangun tempat tinggal di kawasan waduk ini.

"Setelah itu, ada pengelola, bilang mau buat taman rekreasi, terus ada perahu, tempat hiburan. Gak tahu gimana tau-tau terkenal namanya waduk Ria Rio," ungkapnya.

Berbeda dengan Abdullah, salah satu pengelola PT Pulomas Jaya mengatakan, nama Waduk Ria Rio berawal dari nama seorang pemimpin PT Pulomas Jaya yaitu Rio Tambunan. Rio yang saat itu menjadi mandor pembangunan proyek pacuan kuda pun melakukan pengerukan tanah di kawasan Pedongkelan ini.

"Kalo saya sih gak tahu pasti, ini asal muasalnya gimana. Tapi cerita yang saya dapat. Setelah pengerukan lahan ini, memang air malah meluap dan banyak terus mengombak atau beriak lah kata orang dulu. Nah karena beriak itu akhirnya dinamain Ria Rio. Rianya itu Riak, Rio nya nama pak Rio Tambunan," kata pria yang enggan disebut namanya ini saat memantau pekerjaan waduk. Rio Tambunan dikenal sebagai orang kepercayaan Ali Sadikin.

Kondisi waduk Ria Rio kini berbanding terbalik dengan apa yang diceritakan Abdullah. Waduk itu kini banyak ditumbuhi eceng gondok yang hampir merata menutupi permukaan air, Air yang berada di waduk itu sudah dalam kondisi yang memprihatinkan dan berwarna gelap. Selain itu, sampah rumah tangga terlihat mengumpul dan dibiarkan di beberapa lokasi permukiman warga yang berada di tepian kawasan waduk.

Baca juga:
Ini fasilitas komplit yang akan dibangun di Waduk Ria Rio
Warga Ria Rio: Dulu boleh dibangun sama Jokowi, sekarang digusur
Mimpi Joko Widodo di Ria Rio
Jokowi akan buat Waduk Ria Rio seperti Singapura
Hotel mewah akan dibangun di pinggir Waduk Ria Rio

(mdk/tts)


SHARE & FOLLOW



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS