Minggu, 28 Oktober 2012 14:39:50
jokowi . Merdeka.com/Arie Basuki



Harapan guru bantu pada Jokowi


Reporter : Henny Rachma Sari



Merdeka.com - Berbagai harapan wong cilik berada di pundak Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Jokowi diharapkan bisa membawa perubahan di Jakarta.

Harapan tersebut pun turut datang dari Lauji. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai guru bantu di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta Barat itu pun menaruh harapan agar dirinya beserta rekan-rekan seprofesinya diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil DKI Jakarta.

"Saya menaruh harapan yang sangat besar dari Pak Jokowi. Semoga saya dan rekan-rekan saya sesama guru pembantu bisa diangkat menjadi PNS," ujar Lauji yang saat itu menjadi salah satu peserta Karnaval di depan Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu (28/10).

Lauji yang sudah sejak tahun 2003 hingga saat ini menjadi seorang guru bantu merasa seperti dianak tirikan saat kepemimpinan gubernur terdahulu.

"Sejak dari 2003 saya menjadi guru pembantu, tapi tidak juga diangkat menjadi PNS. Padahal dulu janjinya bakal diangkat, tapi giliran kita menuntut untuk diangkat tapi saya malah di pingpong," kata Lauji.

"Kalau Foke tidak mau tahu sama guru pembantu yang mengajar di sekolah swasta seperti saya, dia hanya ngurusin guru pembantu di sekolah-sekolah negeri saja," kata Lauji.

Diceritakan bapak dua anak ini, penghasilannya sebagai seorang guru pembantu rata-rata sebesar Rp 1,3 juta sebulan. Itu pun setelah digabungkan dengan bayarannya mengajar pada tiap jamnya.

"Dapat dari pusat (Pemprov) Rp 1 juta, lalu tiap kita mengajar itu dibayar Rp 15 ribu sejamnya. Yaa total kurang lebih Rp 1,3 juta sebulan," tutur warga Kebon Jeruk ini.

Perbulannya, Lauji mengantongi Rp 1,3 juta dan tidak mendapatkan tunjangan-tunjangan lain, seperti jaminan kesehatan maupun asuransi.

"Itu dia, saya pasti bingung kalau istri atau anak saya sakit," ceritanya sambil menerawang.

Sejumlah harapan pun terlontar dari bibir Lauji kepada Gubernur yang baru. Dirinya juga mengharapkan agar kinerja Jokowi terus meningkat.

"Semoga tidak awalnya saja dia (Jokowi) bekerja seperti ini. Semoga ada peningkatan di Jakarta," pungkas Lauji.

(mdk/did)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM