Selasa, 12 Februari 2013 13:43:23
Penangkapan Shabu. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki



Terima paket sabu dari India, warga Kebagusan ditangkap


Reporter : Mitra Ramadhan



Merdeka.com - Karena menerima paket kiriman dari India, seorang wanita berusia 32 tahun berinisial DW, warga Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Pelaku ditangkap karena menerima barang berupa paket filter air yang di dalamnya terdapat kristal bening yang belakangan diketahui positif sabu-sabu.

Di dalamnya terdapat 500 gram bruto sabu, petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta kemudian melakukan pengembangan atas pengiriman paket tersebut. "Pengembangan membuahkan hasil, selain DW ada WN Afrika yang juga ditangkap yakni SJE," ujar Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Okto Iriani, Selasa (12/2).

Barang tersebut menurut Okto jika dinilai dengan uang, sekitar Rp 675 juta.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta Kompol Alamsyah mengatakan, DW dengan SJE saling kenal. "Perkenalan keduanya diawali ketika DW menjenguk seorang tahanan di sebuah lapas yang ada di Jakarta," ujar Alamsyah.

Setelah itu, DW kemudian dikenalkan oleh tahanan tersebut kepada seseorang yang masih dicari petugas polisi, karena dia DW mau memberikan alamat rumah dan mau menerima paket tersebut. "Jadi tidak mungkin asal tangkap. DW telah mengetahui maksud dan tujuan seseorang yang ingin meminta alamat rumah," ujar Alamsyah.

Alamsyah juga menyatakan, atas pengakuan dan barang bukti yang berhasil didapat, selain DW SJE ada enam orang lain yang ditangkap pihaknya. "Dari enam tersangka itu, empat di antaranya perempuan yang sudah berumur. Modusnya, pelaku memacari korban. Jadi berhati-hatilah dengan maksud seseorang," katanya.

Sementara itu, Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Sumirat Dwiyanto mengatakan, saat ini memang jangan mudah memberikan alamat dan jangan asal mau menerima paket kiriman yang tidak diketahui siapa pemberinya.

"Karena dengan mudah memberikan alamat dan mudah menerima paket, bisa terkena masalah. Ini sering terjadi," katanya.

Sementara selain mengungkap kasus tersebut, Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu 165 gram melalui perusahaan jasa titipan dari Lagos, Nigeria. Dalam paket tersebut diketahui adalah lampu hias, namun di sela-selanya terdapat sabu.

Paket tersebut sedianya akan dikirim ke daerah Mataram, Nusa Tenggara Barat. Setelah dikembangkan, diketahui penerima barang tersebut berinisial ST (29) dan MF (40) warga setempat. Sabu tersebut diketahui bernilai Rp 221 juta.

(mdk/bal)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM