Sabtu, 7 Juli 2012 03:00:00



Tiga pasangan cagub diprediksi maju dua putaran


Reporter : Nurul Julaikah



Merdeka.com - Pemilihan Gubernur DKI diprediksi akan berlangsung dua putaran. Pasangan cagub yang akan bertarung ke putaran kedua, yakni Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnomo dan Alex Nurdin-Nono Sampono. Pasalnya, ketiga pasangan tersebut diusung oleh partai politik yang sama-sama kuat.

"Ya itu kalau enggak Jokowi Ahok ya Alex-Nono. Mereka berdua itu sama kuatnya. Satu putaran itu sudah enggak mungkin," ujar pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Tjipta Lesmana usai diskusi di Warung Daun, Jakarta, Jumat (6/7).

Lebih lanjut, Tjipta menjelaskan Alex-Nono dapat masuk pada putaran kedua, karena Partai Golkar yang mengusung pasangan cagub nomor 6 ini merupakan partai besar. Sementara Nono merupakan Letnan Jendral TNI (Marinir) memiliki citra yang bagus di depan masyarakat.

"Dari segi mesin partai politik Golkar luar biasa sekali, PKS massa banyak dan sendiri tapi agak berat. Saya bisa bicara karena ultrasensitif tidak bisa kepada publik, karena sensitif," katanya.

Golkar sendiri, lanjutnya akan habis-habisan memenangkan pasangan cagubnya. Karena Pilgub Jakarta cerminan dari pertarungan Pemilu Nasional 2014 nanti.

"Saya hubungan baik dengan seluruh tokoh partai. Pimpinan Golkar bicara semua all out, karena Pilgub Jakarta ini cermin dari pertarungan 2014, di 2014 hampir dipastikan yang akan bertarung dua 'gajah' juga yakni demokrat dan golkar," tandasnya.

Sementara itu, Partai Demokrat kondisinya terseok-seok. Karena para pemimpinnya kena kasus korupsi. Tetapi Foke-Nara yang incumbent, juga menikmati segudang keuntungan.

Sementara itu, kelebihan Jokowi banyak orang-orang kecil yang simpati, karena Wali Kota Solo ini low profile. Kata Tjipta, Jokowi potret bersih, integritas, dan walaupun Ahok terlalu muda.

"Mestinya Jokowi itu dipasangkan bersama militer, cocok sekali. Waktu itu PDI Perjuangan sudah bersikeras, tapi kan gerindra yang mati-matian membela itu," katanya.

Di dua pertiga perjalanan, Prabowo Subianto setengah meninggalkan Jokowi-Ahok. Terakhir persoalan dana penting sekali, karena di negara maju dan berkembang faktor uang sangat penting.

"Anda mau apa juga semua pasti uang, mesin partai juga ini penting sekali. Independen kurang kuat karena tidak didukung oleh mesin partai. Jadi, tiga faktor yang menentukan yakni mesin parpol, uang dan figur. Kecuali ada fktor kecurangan, incumbent itu menikmati segudang fasilitas dan lainnya,"

Jika di hitung peluang Jokowi-Alex 55-44, yakni 55 untuk Jokowi dan 45 untuk Alex. Tapi Foke tetap tenang tidak begtu agresif karena sudah tahu bahwa tanpa kampanye juga akan menang.

"Memang betul Foke sudah dipastikan akan dilantik sbgai gubernur lagi, karena juga saya katakan bahwa demokrasi kita sudah sakit sekarang ini, masyarakat dijadikan tidak sehat," terangnya.

Pasangan cagub yang dipastikan tidak lolos dua putaran akan digembosi oleh Foke untuk memberikan dukungan kepadanya. Pasalnya Foke tidak lah bodoh dalam melakukan tawar-menawar politik.

"Andaikata semua kontestan lain yang kalah itu memback-up siapa pun yg masuk ronde dua, belum tentu Foke. Tapi kan Foke tidak bodoh, begitu selesai putaran pertama pasti aktif gerilya menggembosi Hendardji, atau siapa saja. Dia tidak bodoh, jadi ini dinamika politik," tandasnya.

(mdk/did)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM