Jumat, 18 Oktober 2013 17:05:24
Ilustrasi korban pemerkosaan. ©shutterstock.com



Video pelecehan seksual SMPN 4 sudah menyebar di kalangan siswa


Reporter : Fikri Faqih



Merdeka.com - Kasus pelecehan seksual di ruang kelas di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Sawah Besar masih terus diselidiki. Pihak sekolah mengakui video adegan pelecehan seksual itu telah beredar di handphone para siswa.

"Video itu telah tersebar di HP anak-anak yang lain," ujar Kepala Sekolah SMPN IV, Achmad Jazuli dalam konferensi pers di ruang perpustakaan, Jumat (18/10).

Jazuli belum menyebutkan langkah yang akan diambil terkait video yang telah tersebar itu. Ia mengaku terkejut ihwal peristiwa yang terjadi hanya berselang dua hari sejak dia dilantik sebagai kepala sekolah.

"Saya baru menjabat di sini tanggal 25 September, sementara kejadian tanggal 27 September," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Manajemen SMP/SMA Disdik DKI Jakarta, Tadjuddin Nur, menyesalkan terjadinya hal tersebut. Saat ini jajaran Dinas Pendidikan bersama sekolah sedang merumuskan langkah-langkah untuk mengantisipasi terulangnya pelecehan seksual ini.

"Kejadian ini memang baru saja terjadi. Dan kita berharap ini merupakan yang pertama dan terakhir," kata Tadjuddin kepada awak media.

Disdik DKI Jakarta meminta agar semua pihak di sekolah melakukan kegiatan belajar mengajar dengan kondusif. Sebab kejadian ini bisa berdampak pada masa depan peserta didik lainnya kian gelap.

"Anak-anak masih jauh masa depannya. Mari sama-sama kita lakukan pemahaman kepada anak-anak kita agar bagaimana anak ini dan sekolah mengubah perilaku yang tidak baik menjadi baik," pungkasnya.

(mdk/mtf)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM