MERDEKA.COM » PEMILU 2014
PKB Jateng deklarasikan Mahfud MD jadi Capres. ©2013 Merdeka.com



PKB Jateng deklarasikan Mahfud MD sebagai Capres 2014

Reporter : Parwito


Merdeka.com - Pengurus DPW PKB Jateng deklarasikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD sebagai Capres 2014. Partai pimpinan Muhaimin Iskandar atau kerap disapa Cak Imin ini juga sudah mendeklarasikan Rhoma Irama sebagai Capres.

Mahfud mengatakan tidak masalah dirinya disebut sebagai pesaing Rhoma Irama. Sebab, keputusan final capres yang akan diusung PKB dilakukan setelah pileg.

"Ya tidak apa-apa karena proses penetapan yang sesungguhnya sesudah pileg, pada 9 April baru akan ada keputusan sesungguhnya dari partai. Sekarang semua kemungkinan supaya digunakan pimpinan PKB untuk mendapatkan dukungan masyarakat harus dilakukan semuanya," ujar Mahfud di Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) API Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang dipimpin oleh KH Yusuf Chudlori atau akrab disapa Gus Yusuf.

Mahfud menjelaskan, PKB berhak memunculkan nama lain supaya semua lapisan masyarakat tahu dan mendengar. Kemudian akan ditentukan siapa ikon yang layak di PKB untuk maju sebagai capres 2014 nanti.

"Termasuk memunculkan nama-nama calon supaya masyarakat mendengar. Ini lho orang yang bergabung ke PKB. Ada Rhoma Irama, ada Mahfud MD, ada Jusuf Kalla. Saya malah usul ditambah lagi diperbanyak. Supaya semua segmen masyarakat itu mempunyai ikon. Lalu nanti menentukan pilihan pada 9 April sesudah itu fakta yang akan memproses tokoh-tokoh yang paling pas," kata dia.

Dia mengaku sudah mendapatkan strategi untuk kampanye. Seperti masuk ke beberapa kelompok-kelompok pengajian, masuk ke pesantren-pesantren dan seluruh elemen organisasi sayap dan kepanjangan dari PKB. Hal itu dilakukan karena dirinya sadar tak memiliki keuangan yang menunjang untuk kampanye lewat iklan di media.

"Kalau strategi kampanye saya langsung masuk ke kantong-kantong pendukung PKB seperti sekarang ini di Jateng dihadiri oleh seluruh DPC dan seluruh pengurus NU. Saya langsung masuk ke pesantren-pesantren, ke kelompok-kelompok pengajian. Saya tadi tengah malam tadi malam ke pengajian Raodhlatul Janah di Malang sampai jam setengah satu. Baru tadi pagi terbang ke sini," tutur dia.

"Saya tidak punya cukup media dan tidak punya dana untuk iklan dan macam-macam saya langsung aja ke rakyat untuk berkomunikasi. Langsung ke akar rumput. Gituh yah," tambah dia.

(mdk/ded)


SHARE & FOLLOW





KOMENTAR ANDA





BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS