Minggu, 23 September 2012 04:06:00
pelecehan seks. shutterstock



10 Anak di Kediri disodomi kakek 70 tahun


Reporter : Moch. Andriansyah



Merdeka.com - Lantaran menyodomi 10 bocah, Karsi (70) ditangkap polisi, Sabtu (22/9). Warga Desa Ngadiluwih, Kec Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur itu ditangkap di rumahnya oleh anggota Reskrim Polsek Ngadiluwih, yang kemudian dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri.

Perilaku menyimpang tersangka ini dilakukan sejak isterinya meninggal dua tahun lalu. Bahkan, sebelum sang isteri meninggal, tersangka pernah menyodomi anak tirinya sendiri, yang kini sudah menikah dan memiliki tiga orang anak.

Paur Subbag Humas Polres Kediri, Ipda Ribiko Entas mengatakan, kasus asusila yang dilakukan tersangka itu terbongkar, karena laporan salah satu orang tua korban terakhir Karsi, yaitu bocah berusia lima tahun berinisial MS.

"Ibu korban berinisial MS ini curiga melihat anaknya yang selalu buang air besar di celana. Kemudian, si ibu ini membersihkan bekas kotoran anaknya. Tapi tiba-tiba korban menangis," terang dia ketika dikonfirmasi, Sabtu malam.

Melihat kelakuan anaknya yang tidak seperti biasanya itu, ibu MS kemudian memeriksa kondisi anaknya tersebut. Ternyata, setelah diperiksa, dubur korban mengalami lecet. Dan ketika ditanya oleh ibunya itu, MS mengaku telah disodomi Karsi.

"Akhirnya, orang tua korban melapor ke Polsek Ngadiluwih," lanjut Ribiko.

Guna menindaklanjuti laporan orang tua MS ini, petugas langsung meringkus tersangka Karsi di rumahnya. Oleh Polsek Ngadiluwih, kasus tersangka langsung dilimpahkan ke Unit PPA Polres Kediri.

"Dalam penyidikan petugas, tersangka mengaku sudah lima kali berbuat asusila terhadap MS. Tersangka selalu mengiming-imingi korban dengan uang Rp 5 hingga 10 ribu, setiap kali menyodomi korban," terang Ribiko lagi.

Tak hanya MS yang mendapat perlakuan tidak senonoh tersangka. Di hadapan penyidik, tersangka juga mengaku sudah menyodomi 10 anak lain. Dan rata-rata yang menjadi korbannya adalah anak tetangganya sendiri.

"Kali pertama melakukan perbuatan asusilanya, tersangka mengaku melakukannya pada anak angkatnya. Anak angkatnya itu, disodomi hingga lulus sekolah dasar. Dan kini anaknya sudah menikah dan punya tiga anak," beber dia.

Selanjutnya, atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(mdk/ian)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 


TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM