Selasa, 2 April 2013 15:23:11
narkoba. shutterstock



2 Kali digerebek Polda Jatim, bandar narkoba di Madura lolos


Reporter : Moch. Andriansyah



Merdeka.com - Mat, bandar narkoba di Desa Jeddih, Kec Socah, Bangkalan, Madura, ditetapkan sebagai buron setelah dua kali kabur dari sergapan petugas Polda Jawa Timur. Mat menyewakan 20 tempat khusus bagi pengguna untuk menggelar pesta narkoba.

"Tempat ini pemiliknya berinisial Mat, yang kini sudah kita tetapkan sebagai buronan. Lokasi atau tempat yang disewakan bagi pengguna narkoba itu berada di Desa Jeddih, Kecamatan Socah, Bangkalan, Madura," ujar Dir Narkoba Polda Jatim, Kombes Pol Andi Loedianto di Mapolda Jawa Timur, Selasa (2/4).

Andi mengatakan, Mat merupakan bandar narkoba skala besar karena tersangka mampu menyediakan sabu hingga seberat satu kilogram. "Dia (Mat) bisa menyediakan 1 kilogram sabu bagi yang suka mengonsumsi narkoba," ujar dia.

Sementara itu, Wadir Narkoba Polda Jawa Timur AKBP Samudi menduga tempat khusus itu juga dijadikan sebagai tempat mesum. "Kami masih terus mengembangkan penyelidikan ini, sebab ada dugaan kalau tempat ini juga dijadikan sebagai tempat praktik mesum. Untuk itu, kami masih kembangkan dugaan tersebut," kata Samudi ini.

Menurut Samudi, pihaknya sempat mengamankan tiga tersangka dan terpaksa menembak kaki satu dari tiga tersangka karena melawan petugas. "Kejadiannya pada 29 Januari lalu. Pada penggerebekan yang kali pertama itu, petugas mengenakan pakaian preman. Saat dilakukan penangkapan, sempat dihalang-halangi penduduk sekitar, bahkan petugas juga sempat diteriaki maling," ungkap Samudi.

Polisi kembali melakukan penggerebekan kedua, pada 18 Maret lalu. Polisi mengamankan sembilan orang tamu, termasuk salah satu pengelola tempat tersebut. Petugas menyita barang bukti senilai Rp 1,203 miliar. Rinciannya, 92 butir ekstasi, 2009 gram ganja dan 536,52 gram sabu serta belasan alat isap atau bong.

"Selain itu, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 1,203 miliar. Sayangnya, dalam dua kali penggerebekan, si pemilik tempat tersebut berhasil melarikan diri. Dan hingga saat ini, kami masih melakukan pengejaran," ujar Samudi.

(mdk/ded)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM