Kamis, 31 Mei 2012 17:55:05
pistol. merdeka.com/pistol



40 Senpi milik anggota Perbakin disita polisi


Reporter : Dedi Rahmadi



Merdeka.com - Mabes Polri berhasil menyita 40 unit senjata api dan ratusan peluru tajam milik dua tersangka TK dan YK. TK alias G dan YK merupakan anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin).

"Kami memeriksa 5 saksi dan 2 sudah jadi tersangka, karena mereka diduga menyimpan atau memiliki senjata api tanpa izin," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution kepada wartawan di Bareskrim, Kamis (31/5).

Saud mengatakan, polisi menyita puluhan senjata milik tersangka dari empat lokasi, di Pancoran, Fatmawati, Ciputat dan sebuah apartemen di Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat.

"Alasan mereka memiliki senjata api yang didominasi laras panjang tersebut hanya untuk berburu," ujar Saud.

Saud menuturkan dari TK, polisi menyita antara lain satu airsoft gun jenis AK-47 warna hitam. Di samping itu, polisi mendapatkan senapan angin gas buatan Austria, senapan angin jenis air force, senjata api kaliber 30, serta senjata api kaliber 22. Dari penangkapan terhadap TK juga dilakukan penyitaan atas ratusan butir peluru.

Peluru tersebut terdiri atas 742 butir peluru tajam kaliber 22, 100 butir peluru karet 9 milimeter, 242 butir peluru tajam kaliber 223, 477 butir peluru tajam kaliber 308, dan dua butir peluru kaliber 30. Polisi juga mendapatkan dua kotak peluru air dan sekotak gas CO2. Sedangkan dari YK, polisi menyita antara lain satu senapan angin air force warna merah-hitam buatan Amerika Serikat.

Polisi juga mendapatkan senapan angin 55 milimeter serta senapan angin 6,35 milimeter. Atas kepemilikan senjata-senjata tersebut, kedua tersangka dijerat Undang-Undang Darurat 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api. Saud mengatakan sampai saat ini polisi masih menyelidiki asal puluhan senjata tersebut.

Saud menjelaskan para pemilik senjata angin dan airsoft gun di atas 4,5 milimeter harus mengantongi izin dari Polda.

(mdk/hhw)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 


TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM