Kamis, 7 Maret 2013 13:46:39
Ahmad Heryawan. ©2012 Merdeka.com





Aher: DPRD Jabar tak perlu bentuk Pansus tangani BJB

Reporter : Andrian Salam Wiyono


Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) merasa DPRD Jabar tak perlu membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri dugaan bobolnya Bank Jabar Banten (BJB).

Heryawan yang juga merupakan Gubernur terpilih 2013 - 2018, justru merasa bahwa bank kebanggaan warga Jabar dan Banten itu masih sehat dan kondusif.

"Tidak perlu karena ga ada masalah apa. Selamatkan Bank Jabar Banten dengan cara tidak membentuk Pansus," kata Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Kamis (7/3).

Politisi PKS itu meminta kepada semua pihak untuk menjaga kondusivitas yang terjadi di BJB. "Kalau diganggu nanti goncang, nasabah terganggu siapa yang rugi? Ya orang Jabar," ungkapnya.

"Orang Jabar harusnya protes kepada yang mengganggu kondusivitas yang ada di BJB, selanjutnya urusan BJB tanya aja BJB," cetus Aher.

DPRD Jabar sendiri rencananya pekan depan akan menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) untuk membentuk Pansus. Pansus itu untuk memenuhi desakan beberapa elemen masyarakat yang menemukan indikasi adanya pembobolan Bank BJB.

Dalam kasus yang diduga merugikan negara ratusan miliar tersebut, terendus ketika, BJB menyalurkan kredit fiktif ke salah satu perusahaan koperasi operasi Bina Usaha (KBU) PT Alpindo Mitra Baja (AMB) di Sukabumi senilai Rp 38 Miliar.

Kredit ini dinilai bermasalah karena persyaratan pokok administrasi permohonan kredit tidak terpenuhi. Diduga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ikut berperan dalam memengaruhi pencairan dana tersebut. Pemprov Jabar sendiri memiliki andil 38 persen di BJB.

(mdk/ren)


SHARE & FOLLOW



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS