Jumat, 7 Juni 2013 20:02:48
FPI bentrok dengan satpam. ©2013 Merdeka.com



Bentrok di Alam Sutera, 11 anggota FPI diamankan polisi


Reporter : Mitra Ramadhan



Merdeka.com - Polresta Tangerang mengamankan 11 anggota Front Pembela Islam (FPI) karena diduga terlibat dalam bentrokan di Alam Sutera, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Enam di antara para pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

Diduga kuat, keenam pelaku mempunyai peran dalam aksi pengrusakan, serta penyerangan terhadap dua anggota polisi, serta dua anggota Satpam Alam Sutera.

Mereka adalah M bin S (43) tukang ojek, SP alias SL bin SS (27) pedagang, SD alias BT alias W (42) pengangguran, J (40) buruh, M (50) kuli. Polisi masih memburu dua orang tokoh yang diduga sebagai penggerak aksi tersebut, yaitu IS (43), dan MP (40).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Bambang Priyo Andogo mengatakan, pihaknya menyesalkan atas kejadian ini. Dari hasil penangkapan, ada beberapa orang yang diduga kuat sebagai pelaku, melakukan aksi brutal layaknya preman.

"Sementara dari beberapa orang yang diamankan, mereka mengenakan pakaian agamis, namun badannya penuh dengan tato. Dan, tindakan yang dilakukan adalah tindakan preman, intimidasi, dan pengerusakan. Ini kan tidak mencerminkan jiwa seorang yang agamis, dan religius," ujar Kapolres.

Dalam aksi ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 bilah golok, pakaian korban, 1 unit mobil ambulance jenis Mazda, 9 unit motor berbagai merek, 8 bom molotov yang sudah siap diledakkan, serta 3 lainnya masih dirangkai.

"Bom molotov ini kita temukan di rumah DPO MT. Dari perbuatan mereka, Pasal yang dikenakan untuk sementara adalah 170 KUHP, atau 351 KUHP, atau 160, atau 214 KUHP, dan Udang Undang Darurat Tahun 1951. Hukumannya maksimal 5 sampai 12 tahun penjara," pungkas Kapolres.

(mdk/tyo)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM