Kamis, 16 Agustus 2012 10:44:45
Gayus Tambunan. Merdeka.com/Dwi Narwoko



Dirjen Pas: Koruptor tetap berhak dapat remisi


Reporter : Putri Artika R



Merdeka.com - Perayaan HUT RI ke 67 dan perayaan Idul Fitri tahun ini, ternyata beberapa koruptor masih diberi remisi. Salah satunya, Gayus Tambunan yang merupakan Terpidana kasus korupsi pajak.

Gayus akan mendapatkan remisi selama empat bulan. Selain Gayus, ada Puguh Wirawan terpidana kasus suap pengurusan kepailitan PT Skycamping Indonesia. Puguh pun memperoleh remisi selama empat bulan dari masa penahanannya.

Pemberian remisi untuk kedua koruptor tersebut, mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2006 yang mengatur soal hak-hak narapidana yang belum resmi direvisi. Hal tersebut seperti yang dikatakan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Kemenkum HAM, Sihabuddin.

"Yang jelas untuk remisi itu (untuk koruptor), kita masih menggunakan kembali ke PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 28 Tahun 2006 dulu," kata Sihabuddin, Kamis (16/8).

Menurut Sihabuddin, berdasarkan PP itu, setiap narapidana termasuk kasus korupsi, narkoba maupun terorisme berhak menerima potongan masa tahanan atau remisi.

Padahal, draft revisi PP 28 tahun 2006 soal pengetatan remisi sudah disampaikan ke Sekretaris Negara (Setneg) RI. Namun, lanjut Sihabuddin, belum ada tanggapan dari draft revisi tersebut.

"Draft pengganti PP 28/2006 itu sudah kita sampaikan ke presiden, tentunya nanti kita akan bagaimana perubahan PP 28 itu sebagai pengetatan yang baru. Yang jelas kita sudah melakukan upaya untuk mengetatkan," papar Sihabuddin.

Sihabuddin pun menegaskan pemberian remisi kepada para narapidananya sudah sesuai PP 28/2006. Bahkan, sudah disetujui atas perintah menterinya.
"Kita kan melaksanakan (keputusan) Pak Menteri, bukan keputusan Dirjen," imbuhnya.

(mdk/hhw)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM