Senin, 26 November 2012 18:31:10
demo HMI. Merdeka.com/Arie Basuki



Ini BBM penyebab HMI dan mahasiswa Altri bentrok


Reporter : Eko Prasetya



Merdeka.com - Puluhan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terlibat bentrok dengan mahasiswa Akademi Litigasi Indonesia (Altri) di Jalan Percetakan Negara, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Bentrokan itu dipicu beredarnya pesan berantai yang tersebar di BlackBerry Messenger (BBM).

Pantauan merdeka.com, Senin (26/11) situasi di sekitar kampus Altri masih ramai oleh massa HMI yang berada di luar kampus. Sedangkan mahasiswa Altri masih tertahan di dalam kampus.

Polisi yang berjumlah puluhan tampak berjaga di dalam dan di luar kampus. Kini, Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Adhi Santika sedang berdiskusi dengan pihak kampus terkait masalah tersebut.

Berikut pesan singkat yang beredar sehingga menyebabkan bentrokan tersebut pecah di depan kampus Altri.

"Jangan masuk hmi, itu himpunan mahasiswa anarki.... Intiny SESAT.. Bagi yang belum tahu siapa pengirimnya.tanggung jawab di gua. Gua sentra arga smester 1 C," demikian isi tulisan yang tersebar.

Sebelumnya, HMI terlibat bentrok dengan mahasiswa Akademi Litigasi Indonesia (Altri) di Salemba. Bentrok terjadi saat puluhan massa HMI mendatangi kampus Altri. HMI menuding ada salah seorang mahasiswa Altri telah menyebarkan pesan singkat yang isinya mendiskreditkan HMI.

Namun pihak kampus dan mahasiswa menolak tudingan tersebut. Akibatnya terjadi bentrok di kedua kubu. Bahkan salah seorang mahasiswa Altri sempat dikeroyok oleh beberapa aktivis HMI.

Melihat kejadian tersebut, mahasiswa Altri lainnya tidak terima dan melakukan perlawanan sehingga terjadi bentrok di depan kampus. Bentrok berlanjut dengan aksi saling kejar kedua kubu.

Polisi akhirnya membawa seorang mahasiswa Altri ke Polsek Cempaka Putih untuk meredam aksi. Mahasiswa yang dibawa dengan menggunakan mobil patroli tersebut diduga si penyebar pesan berantai.

(mdk/hhw)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM