Rabu, 19 September 2012 17:23:42
Pidato SBY. ©2012 Merdeka.com/abror rizki



Isu penangkapan SBY, Inggris jamin keamanan


Reporter : Yulistyo Pratomo



Merdeka.com - Kerajaan Inggris memberikan jaminan keamanan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama memenuhi undangan Ratu Inggris, Oktober mendatang. Jaminan itu diberikan setelah adanya sayembara yang dikemukakan kelompok Papua Merdeka bahwa siapa yang berani menangkap Presiden SBY akan diganjar hadiah senilai Rp 763,4 juta.

"Keamanan dan keselamatan Pak Presiden selama kunjungan di Kerajaan Inggris dijamin sepenuhnya oleh Kerajaan Inggris. Kami juga dapat jaminan dari polisi metropolitan," ungkap Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/9).

Menurut Julian, kunjungan SBY ke Inggris merupakan undangan langsung dari Ratu Elizabeth dengan kapasitasnya sebagai kepala negara. Maka, adanya sayembara itu tidak akan mengganggu rencana kunjungan Presiden yang direncanakan pada 30 Oktober nanti.

"Diharapkan tidak terjadi misunderstanding bahwa isu sayembara Mr William itu tidak ganggu rencana yang dijadwalkan saat ini," tandasnya.

Seperti diberitakan, pegiat dari gerakan Papua Barat Merdeka menawarkan hadiah sekitar Rp 763,4 juta bagi siapa saja berani menangkap Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono saat dia melawat ke Ibu Kota London, Inggris, awal November.

"Hadiah USD 80 ribu (Rp 763,4 juta) buat yang menangkap SBY ketika dia mengunjungi Inggris," tulis akun Twitter Papua Barat Merdeka, @FreeWestPapua, Sabtu (15/9). Mereka menilai Presiden SBY harus bertanggung jawab atas pembantaian yang masih berlangsung di Papua.

Gerakan ini menuding Tentara Nasional Indonesia menggunakan bantuan militer dari Amerika Serikat buat membasmi warga sipil Papua. Mereka mengklaim hingga kini lebih dari setengah juta penduduk terbunuh.

"TNI terus beroperasi sangat brutal di Papua Barat," kata Ed McWilliams, seperti dilansir Radio New Zealand International, Jumat pekan lalu.

(mdk/bal)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM