Kamis, 20 Juni 2013 05:30:00
Ilustrasi kebakaran hutan. Ilustrasi shutterstock.com



Kebakaran lahan akibatkan peningkatan suhu di Pekanbaru


Reporter : Abdullah Sani



Merdeka.com - Kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru sejak dua hari lalu, tidak hanya berasal dari satu kebakaran hutan dan lahan. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pekanbaru mencatat, terdapat 9 lokasi yang dilalap api.

"Terdapat sembilan lokasi kebakaran lahan di Pekanbaru. Pada hari Senin (17/6) terjadi kebakaran lahan di 9 lokasi, lokasi ini tersebar di beberapa kecamatan. Kemudian pada hari Selasa (18/6) terjadi kebakaran di 4 lokasi. Hari ini Rabu (19/6) kebakaran terjadi di 2 lokasi," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pekanbaru, Andry Sukarmen, kepada merdeka.com, Rabu (19/6).

Andry menjelaskan, sembilan lokasi tersebut merupakan lahan gambut kering yang apinya bisa hidup kembali meski sudah dipadamkan. Kesembilan lokasi tersebut terdapat di Jalan Karya Bakti, Jalan Karya Indah, Simpang Tabungan atau Jalan Riau Ujung, di sekitaran Asofa, di Rimbo Panjang tepatnya perbatasan antara Pekanbaru dan Bangkinang, kemudian di Belakang Hotel Ibis Arengka, lalu di Jalan Umban Sari Rumbai, selanjutnya di Jalan Pemuda Ujung dan Jalan Parit Indah.

Sementara itu, Analisis Badan Meteorologi Klimatologi (BMKG) Pekanbaru, Warih Budi Lestari mengatakan, parahnya kondisi kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) berdampak pada meningkatnya suhu di Pekanbaru. Bahkan, jika sebelumnya Selasa (18/6) suhu masih berkisar 35,2 derajat celcius, saat ini Rabu (19/6) suhu berubah drastis menjadi ekstrem.

"Sekarang suhu di Pekanbaru mencapai 36 derajat celcius. Ini sudah kategori suhu ekstrim," ujarnya kepada merdeka.com.

Warih menjelaskan, dari pantauan satelit NOAA BMKG Pekanbaru, titik panas terbanyak masih berada di Provinsi Riau. Hanya saja jumlahnya sedikit mengalami penurunan jika dibandingkan hari sebelumnya. "Hotspot paling banyak masih berada di Riau, jumlahnya mencapai 142 titik dari 173 titik panas yang ada di Sumatera," kata dia.

Penyebaran 142 titik hotspot di Riau ini yakni, kabupaten Rohil 35 titik, kabupaten Bengkalis 12 titik, kabupaten Kampar 6 titik,kabupaten Inhil 23 titik , kabupaten Rohul 9 titik, kabupaten Siak 14 titik, kabupaten Pelalawan 25 titik, kabupaten Kuansing 3 titik, kotamadya Dumai 4 titik, Pekanbaru Kota 1 titik dan kabupaten Indragiri Hulu 10 titik panas.

(mdk/dan)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM