Rabu, 21 Maret 2012 16:00:24
ilustrasi



Keterwakilan perempuan di KPU penting


Reporter : Yacob Billi Octa



Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Abdul Hakim Naja berjanji akan mempertimbangkan keikutsertaan perempuan sebagai anggota Bawaslu pada periode 2012-2017. Namun Naja tidak menyebutkan pasti persentasenya.

"Kita akan bahas, keterwakilan perempuan sangat penting di Bawaslu. Namun awalnya adalah prinsip integritas dulu, kemudian baru perempuan," ujar Naja kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/3).

Menurut Naja, wacana keikutsertaan perempuan dalam anggota KPU dan Bawaslu saat ini diperlukan, untuk mewujudkan KPU dan Bawaslu yang berkompetensi ke depannya.

"3 Kali pengalaman pemilu kemarin, merupakan pelajaran dari masa lalu. Agar ke depan KPU dan Bawaslu bisa lebih baik dari sebelumnya. Ujian terberat adalah kualitas komisioner," tuturnya.

Saat ini, Komisi II belum menentukan nama anggota KPU. Rencananya, Kamis (22/3) pukul 14.00 WIB Komisi II baru mengadakan rapat intern untuk menentukannya. "Itu kalau tidak ada halangan," tutupnya.

(mdk/war)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM