Sabtu, 20 Oktober 2012 16:37:26





KPK bidik gubernur Riau dalam dua kasus korupsi

Reporter : Putri Artika R


Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah membidik Gubernur Riau Rusli Zainal dalam dugaan sejumlah kasus korupsi. Selain diperiksa terkait penyelidikan baru PON Riau, Rusli juga dimintai keterangan dalam penyelidikan baru terkait kasus korupsi kehutanan di Kabupaten Siak dan Pelalawan, Provinsi Riau.

Kasus tersebut juga menyeret mantan Menteri Menteri Kehutanan MS Kaban. Kaban pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang diduga merugikan negara sekitar Rp 500 miliar lebih itu.

"Benar, ada juga penyelidikan yang juga pengembangan di Kabupaten Siak dan Palelawan terkait pengelolaan hutan di Sia dan Palelawan. Itu keperluannya memanggil Gubernur Riau," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP, Sabtu (20/10).

Rusli kemarin dimintai keterangan oleh penyidik KPK seputar pengelolaan hutan berkaitan dengan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) tahun 2005-2006. Politikus Golkar itu diduga memberikan IUPHHK-HT untuk 12 perusahaan di Riau. Selaku Gubernur, ia diduga ikut menerbitkan RKT yang seharusnya merupakan kewenangan Kepala Dinas Kehutanan.

Seperti diketahui, KPK telah menyeret mantan Bupati Pelalawan Tengku Azmun, mantan Kadis Kehutanan Riau Asral Rachman, mantan Bupati Siak Arwin AS, mantan Kadis Kehutanan Riau Syuhada Tasman ke dalam jeruji besi. Masing-masing telah dipidana oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Sementara itu, mantan Kadishut Riau yang juga bekas Bupati Kampar, Burhanuddin Husin masih menunggu vonis setelah dituntut 6 tahun penjara di PN Tipikor Pekanbaru, Riau.

Sementara itu, untuk kasus suap PON Riau, KPK juga tengah menelusuri penyelidikan baru terkait pembangunan main stadium utama PON Riau. Rusli juga pernah menjadi saksi dalam kasus suap terkait pembahasan revisi peraturan daerah (Perda) nomor 6 tahun 2010 tentang venue menembak PON.

(mdk/did)


SHARE & FOLLOW






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS