Minggu, 22 April 2012 18:42:54
Kostrad. Merdeka.com/Arie Basuki



Kronologi bentrok Kostrad dan Brimob versi TNI AD


Reporter : Ramadhian Fadillah



Merdeka.com - Brimob dan Kostrad di Gorontalo terlibat bentrok. 6 Anggota Kostrad luka-luka, 4 di antaranya luka tembak kena peluru karet. Sementara dua anggota Brimob terluka terkena lemparan batu. Insiden ini bermula saat patroli Brimob dilempari batu dan botol oleh orang tak dikenal.

Berikut kronologi versi TNI AD seperti disampaikan Kapendam Wirabuana Kolonel Yance Woley kepada merdeka.com, Minggu (22/4).

00.00 WITA (Minggu 22/4)
Mobil patroli Brimob Gorontalo sedang melakukan patroli di Jl Taman Limboto GOrontalo. Saat itu tiba-tiba diserang dengan batu dan botol oleh orang tak dikenal. Anggota Brimob mengalami luka-luka dan dibawa ke RS.

Sekitar pukul 01.00 WITA
Anggota Brimob kembali ke satuannya dan melaporkan kejadian tersebut. Pada saat itu juga patroli tersebut kembali bergerak ke pertigaan jalan menuju Isimu untuk melakukan Sweeping kendaraan yang lewat.

Tiba-tiba datang 3 buah sepeda motor yang berboncengan dan langsung dicegat oleh Brimob. Namun dua sepeda motor melarikan diri sehingga ditembak oleh Brimob. Sedangkan 1 sepeda motor yang berboncengan langsung berhenti. Akibat kejadian tersebut 4 anggota Kostrad luka tembak peluru karet.

Nama korban yang terluka:
1. Pratu Apriadi luka tembak di punggung kiri dan lutut kiri.
2. Prada firman luka tembak tangan kiri tembus dada.
3. Pratu Yanris luka tembak kaki kanan.
4. Pratu Tiifli luka tembak paha kanan.
Sedangkan sertu Sandar dan prada Rahman ditangkap Brimob dan di bawa ke Sub Denpom Gorontalo.

Korban penembakan dibawa ke rumah sakit Dunda Limboto.

(mdk/ian)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM