Sabtu, 13 April 2013 16:37:52
Lion Air jatuh di Bandara Ngurah Rai, Bali.(c) 2013 Merdeka.com



Lion Air pesawat kedua pernah jatuh dalam sejarah Ngurah Rai


Reporter : Ardyan Mohamad



Merdeka.com - Insiden tergelincirnya Pesawat Lion Air berkode penerbangan JT 960 di landasan pacu Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, hari ini, Sabtu (13/4), sekitar pukul 13.00 WITA tadi menjadi kecelakaan udara serius kedua sepanjang sejarah bandara itu.

Bandar Udara Ngurah Rai sejak pertama kali dibangun otoritas Hindia Belanda 1931, jarang mengalami insiden serius. Padahal sekilas, landasan pacu salah satu bandara tersibuk di Indonesia itu menjorok ke laut dan menimbulkan kesan berbahaya.

Nyatanya, desain landasan pacu bikinan Voor Verkeer en Waterstaats yang kini berkembang mencapai 3.000 meter belum pernah bikin pesawat mendarat di sana celaka. Baru Lion Air menempuh rute Bandung-Bali ini yang mengalami nahas kedua sepanjang sejarahnya.

Berdasarkan data yang dikumpulkan merdeka.com, pesawat jatuh pertama kali dalam sejarah Ngurah Rai terjadi tiga tahun lalu. Tepatnya pada Kamis, 24 Juni 2010. Pesawat latih KT-1 Woong Bee buatan Korea Selatan ini jatuh saat melakukan terbang gembira (joyflight).

Pesawat buatan 2005 itu diduga mengalami gangguan pada mesin pada 15.30 WITA. Dari tiga pesawat KT yang terbang sejajar di atas Bandara Ngurah Rai, tiba-tiba satu pesawat keluar barisan dan tak lama kemudian jatuh ke landasan pacu Ngurah Rai, lantas meledak.

Letkol (Penerbang) Ramot P Sinaga bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Rachmat Budiyanto yang menumpangi pesawat latih milik TNI AU ini berhasil selamat menggunakan kursi lontar. Keduanya hanya mengalami cedera ringan.

Selang insiden itu, kini Lion Air mengalami persoalan saat hendak mendarat. Belum ada laporan resmi dan detail mengapa pesawat berpenumpang 101 orang ini bisa gagal mendarat dan akhirnya tercebur ke laut.

Selain dua insiden yang berkaitan dengan kecelakaan pesawat, pernah ada insiden minor lain terjadi di Bandara Ngurah Rai. Yaitu ketika Pesawat Douglas C-47A milik Merpati Nusantara Airlines terbakar saat parkir pada 5 Oktober 1978.

(mdk/noe)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 





KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM