Minggu, 17 November 2013 21:01:00
miras oplosan. ©2013 Merdeka.com



Pesta miras oplosan, seorang pemuda di Tulungagung tewas


Reporter : Mardani



Merdeka.com - Seorang pemuda ditemukan tewas sementara seorang lainnya dalam keadaan kritis usai pesta minuman keras oplosan bersama sejumlah pemuda lainnya di Tulungagung, Jawa Timur, Minggu dini hari. Pesta miras itu diikuti oleh enam orang.

"Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi-saksi, termasuk mengumpulkan barang bukti sisa minuman keras berikut botolnya. Total ada enam orang yang terlibat pesat miras (minuman keras) malam itu," kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Lahuri di Tulungagung, Minggu (17/11).

Menurutnya, korban meninggal akibat minuman oplosan itu bernama Samsul (35). Dia mengatakan, pesta minuman keras dilakukan keenam pemuda itu di Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung (kota).

Saat itu, Samsul mengajak kelima rekannya untuk menenggak minuman keras oplosan yang dibeli dari sebuah warung, tak jauh dari rumah korban. Acara mabuk-mabukan pun terjadi sampai mereka terlelap hingga pagi hari.

Namun nahas bagi Samsul dan Indro alias Aten. Samsul yang sempat terlelap usai teler minuman keras tak pernah bangun lagi. Ia didapati rekan dan keluarganya sudah membujur kaku.

Aten yang juga dalam kondisi teler karena terlalu banyak menenggak minuman keras oplosan sedikit beruntung karena masih tersadar sehingga cepat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.

"Kami akan mencaritahu kronologis yang sebenarnya, dan minuman apa yang telah diminum," kata Lahuri seperti dilansir Antara.

Penjualan minuman keras oplosan memang marak di Tulungagung. Konsumsi minuman memabukkan untuk penggemar alkohol kelas ekonomi ini disinyalir paling tinggi dibanding penjualan minuman keras bermerek dan terdaftar di kantor pajak negara.

Selain ekonomis, minuman keras jenis ini banyak digemari karena mudah dioplos dengan berbagai bahan dan obat-obatan tertentu guna meningkatkan efek mabuk pada orang yang mengonsumsinya.

(mdk/dan)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM