Jumat, 23 Agustus 2013 16:54:55
baliem festival papua. ©2012 Merdeka.com



Polda Papua minta semua polres waspadai kapal Freedom Flotila


Reporter : Hery H Winarno



Merdeka.com - Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol I Gde Sumerta Jaya mengatakan pihaknya telah menginstruksikan kepada polres-polres yang ada di wilayahnya untuk mengantisipasi kedatangan kapal asing Freedom Flotila yang akan masuk di wilayah tersebut. Kapal Freedom Flotila dikabarkan akan mengkampanyekan Papua Merdeka.

"Mereka yang diminta waspada di antaranya Polres Merauke, Biak, Timika, Yapen dan Asmat serta Keerom. Pokoknya yang ada lautannya atau pantainya diminta waspada," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol I Gde Sumerta Jaya seperti dikutip dari Antara, Jumat (23/8).

Pernyataan ini disampaikan menyusul adanya isu yang berkembang jika sejumlah aktivis Papua dan Australia yang mengkampanyekan Papua Merdeka. Kabid Humas menerangkan bahwa jajaran yang ada di bawahnya terutama yang berhubungan dengan batas pantai atau laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi isu tersebut.

"Yang jelas tempat atau daerah yang ada pantai yang berpotensi disinggahi agar dijaga. Jika ada kelompok tersebut masuk ke wilayah kita tentunya yang akan ditanya adalah dokumen kelengkapannya seperti visa dan paspor. Jika tidak tentunya kita amankan dulu mengamankan mereka dulu," katanya.

Untuk itu, mantan Kapolres Jayawijaya itu katakan bahwa pihaknya tetap berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait seperti dengan Imigrasi, Lantamal X dan Syahbandar guna mengantisipasi kedatangan Freedom Flotilla ke Papua.

"Kami tetap menjalin komunikasi dengan pihak terkait, agar hal ini bisa dipantau dengan baik," katanya.

Diketahui, berbagai isu yang berkembang di Papua dan sekitarnya bahwa dikabarkan sekitar 50-an aktivis Papua dan Australia akan ke provinsi paling timur Indonesia itu. Dengan menggunakan tiga buah kapal layar yang rencananya akan merapat di Papua pada awal September.

(mdk/hhw)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 





KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM