Rabu, 16 Oktober 2013 18:21:42
Bocah SD korban penculikan di Bandung. ©2013 Merdeka.com





Polisi bantah lepas pelaku yang diduga jual bocah SD di Bandung

Reporter : Andrian Salam Wiyono


Merdeka.com - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung membantah telah melepas RF (26) terduga pelaku penculik dan penjualan SM (12). Polisi berdalih bahwa RF dititipkan kepada orang tuanya, lantaran bukti belum cukup lengkap.

Namun demikian, menurut Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Bandung AKP Suryaningsih, RF masih dikenai wajib lapor.

"Kami itu sebenarnya tidak melepas, tapi dititipkan kepada orang tuanya (RF)," kata Suryaningsih saat dikonfirmasi di Bandung, Rabu (16/10).

Dia mengaku tidak bisa dengan mudah menahan pelaku, apalagi bukti-bukti yang ada saat ini masih minim. "Jadi kami tidak bisa sembarangan menahan terlapor," ujarnya.

Pengakuan RF kepada penyidik, menurut dia, memang pernah menyetubuhi bocah yang baru menginjak kelas 4 SD tersebut. Sehingga RF bisa dijerat undang-undang perlindungan anak.

Tapi lagi-lagi, ia masih membutuhkan bukti lain termasuk korban yang saat ini masih belum diketahui keberadaannya. "Terlapor mengaku melakukan persetubuhan dengan korban, tapi kita butuh korban yang masih dalam pencarian," jelasnya.

Dengan demikian, dia melanjutkan, saat ini RF masih berstatus saksi. Lebih dari itu, soal dugaan trafficking dan korban 'dilacurkan', ia mengaku masih harus mendalaminya kembali. "Intinya, kami masih terus menyelidiki dan mendalami laporan ini," terangnya.

Sebelumnya, Suzan Christiane (31) orang tua SM (12) dibuat kecewa, karena RF yang diduga menjadi pelaku tindak pidana perlindungan anak malah dilepas begitu saja oleh Polrestabes Bandung pada 14 Oktober. Padahal ia yakin RF adalah pelaku yang membawa SM.

"Jadi Senin (14/10) tersebut kita yang mendapatkan petunjuk menggerebek kediaman RF di Ujung Berung Bandung, awalnya tidak ada, tapi RF datang dan kita interogasi, itu sama adik saya dulu awalnya," kata Suzan, saat ditemui di kawasan Metro Bandung.

Atas dasar Laporan Polisi No LP/ 2542/ X / 2013 / JBR / Restabes, yang melaporkan sepekan sebelumnya RF pun digelandang ke Polrestabes Bandung. "RF diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik Polrestabes Bandung, tapi kenapa malah dilepas, padahal petunjuk sudah ada di RF itu," terangnya.

(mdk/mtf)


SHARE & FOLLOW



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS