Rabu, 10 Juli 2013 14:38:14
Pengedar sabu. ©2013 Merdeka.com/Laurel Benny Saron



Polisi gagalkan penyelundupan sabu sindikat internasional


Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi



Merdeka.com - Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu, saat hendak dipasarkan ke Indonesia. Dari hasil penangkapan petugas berhasil mengamankan empat orang tersangka dengan barang bukti 7 kilogram sabu.

Kepala Dir IV Brigjen Pol Arman Depari mengatakan, penangkapan empat orang tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka Majid Hosseini seorang Warga Negara Iran dan Kanada yang pernah ditangkap sebelumnya.

"Dari hasil pengembangan di dapatkan dua orang yaitu He Jia Chen Warga Indonesia dan Weng Chen Warga Negara China, yang diperintahkan oleh seorang narapidana di Lampung, Kim Ping seorang Warga Negara Malaysia," ujarnya kepada wartawan di kantor Dir IV, Jl. MT. Haryono, Cawang, Jakarta Timur.

Arman menjelaskan, setelah menangkap kedua tersangka, petugas kembali melakukan pengembangan. Dari hasil pemeriksaan petugas lalu mendapatkan informasi bahwa satu orang Warga Negara Malaysia akan menyelundupkan 6 kilogram sabu dari Hong Kong.

"Dari pengembangan didapat nama Lim Chuan Pung seorang Warga Negara Malaysia yang diketahui membawa sabu seberat 6 kilogram ke Indonesia. Saat sampai di bandara petugas sudah mencurigai barang tersebut lalu dilakukan control deliveri," ujarnya.

Hasilnya, petugas berhasil menangkap seorang WNI bernama Imun Mutaqin yang menerima barang dari Lim Chuan Pung di sebuah Supermarket di Jakarta Barat. "Semua-nya ini yang kami tangkap merupakan satu jaringan yaitu jaringan Internasional Iran-Hongkong-Malaysia-Indonesia," jelasnya.

Lebih lanjut Arman mengatakan, sabu jenis Blue Ice yang merupakan nomor satu ini sebelumnya sudah beredar di pasar gelap Indonesia. "Diduga narkotika tersebut sudah beredar di pasaran gelap pada pengiriman sebelumnya yang belum terdeteksi oleh petugas sebelum tersangka ditangkap." Jelasnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka diancam pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI no.35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana mati, atau penjara seumur hidup dan denda Rp.10 Miliar.

(mdk/mtf)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM