Selasa, 16 April 2013 13:12:54
Laskar Merah Putih. ©2013 Merdeka.com/Al amin



Polisi selidiki pemesan ormas Laskar Merah Putih


Reporter : Henny Rachma Sari



Merdeka.com - Kepolisian hingga kini masih terus mengusut kasus proses eksekusi tanah dan bangunan di Jakarta Barat yang berlangsung ricuh. Ratusan orang yang tergabung dalam ormas Laskar Merah Putih menolak proses eksekusi hingga akhirnya bentrok dengan sejumlah petugas kepolisian yang berjaga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menduga hadirnya massa di lokasi lantaran adanya oknum yang berperan sebagai pemesan.

"Mereka (massa) hadir di situ tentunya ada yang memesan atau ada yang meminta mereka hadir. Oknum itu yang akan ditelusuri," ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/4).

Di samping menelusuri pemesan, Polda Metro Jaya tetap akan melakukan proses hukum terhadap beberapa anggota ormas yang telah diamankan.

Rikwanto pun meminta kepada para stakeholder seperti pihak Pemerintah Daerah dan Departemen Dalam Negeri (Depdagri) untuk menganalisa latar belakang sejumlah ormas yang tumbuh berkembang di Ibu kota. "Apakah ormas-ormas tersebut berdampak positif atau malah kontradiktif. Itu para stakeholder yang berwenang untuk menganalisa," tandasnya.

Sebelumnya, ratusan orang dari ormas Laskar Merah Putih melawan petugas dari Kejaksaan negeri Jakarta Barat saat akan melakukan eksekusi tanah yang berada di jalan Tanjung Duren Raya no 76, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Karena menolak untuk dibubarkan, petugas kepolisian yang berjaga pun terpaksa melakukan tindakan represif terhadap massa.

(mdk/hhw)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM