Sabtu, 22 Desember 2012 17:19:00
pembunuh bayaran sniper. shutterstock





Polisi tangkap satu pembunuh Brimob di Poso

Reporter : Mustiana Lestari


Merdeka.com - Polisi berhasil meringkus seorang berinisial M yang diduga terlibat dalam insiden penembakan anggota Brimob oleh kelompok sipil bersenjata di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, pada Kamis (20/12) pagi. Tiga orang Brimob tewas dalam serangan maut tersebut.

"M ditangkap di Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, tadi malam (Jumat (21/12) malam," kata Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Dewa Parsana yang dihubungi di Poso, Sabtu.

Dewa belum merinci peran M dalam insiden yang menewaskan tiga anggota Brimob dan melukai tiga lainnya itu, namun mengatakan bahwa dalam pemeriksaan sementara, M banyak mengetahui mengenai serangan tersebut.

M adalah seorang warga yang memiliki KTP dengan alamat Desa Tambarana, Kabupaten Poso, tidak jauh dari lokasi penembakan personel Brimob yang sedang berpatroli tersebut.

Kapolda Dewa Parsana berharap kasus penembakan anggota Brimob itu bisa diungkap dalam waktu secepatnya.

"Kasus penembakan ini adalah kasus kekerasan yang bersifat khusus, karena itu penanganannya harus bersifat komprehensif, tidak cukup hanya penegakkan hukum dan tindakan represif lainnya," ujarnya.

Menurut Dewa, pelakukan bertindak membabi-buta karena dikendalikan oleh paham dan doktrin yang mereka anut.

"Karena itu saya mengetuk hati semua masyarakat untuk menghadapi mereka secara bersama-sama agar paham mereka ini tidak merasuk warga sampai ke desa-desa," ujarnya.

Sementara itu Kadiv Humas Mabes Polri Irjen pol Suhardi Alius menyampaikan M adalah residivis. "Dia pernah ditangkap dan divonis tahun 2007 lalu," kata Suhardi.

Nama M merujuk pada seorang mahasiwa pembuat situs jihad. Pria berusia 24 tahun itu divonis tiga tahun penjara.

(mdk/ian)


SHARE & FOLLOW



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS