Selasa, 29 Januari 2013 22:48:00
ilustrasi anak sd. ©wonk3.files.wordpress.com



Pukul murid pakai penggaris, guru SD dihukum 6 bulan penjara


Reporter : Yan Muhardiansyah



Merdeka.com - Seorang guru kini tak boleh lagi sembarangan memukul siswanya. Hukuman yang dijatuhkan hakim kepada guru SD, Dahlia Irma Suriani boru Siringoringo, di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (29/1), bisa dijadikan salah satu contoh.

Dahlia yang tercatat sebagai guru SD Advent Timbang Deli, Jalan Dame Medan, ini divonis enam bulan penjara dengan menjalani masa percobaan satu tahun. Majelis hakim yang diketuai Jonner Manik menyatakan dia terbukti melakukan tindak kekerasan terhadap dua muridnya, Elma Sianturi dan Putri Limbong.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan perbuatan terdakwa melanggar Pasal 80 ayat (1) No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, seperti dakwaan primer. Dia terbukti melakukan penganiayaan yang menyebabkan rasa sakit kepada anak. Meski begitu Dahlia tidak harus menjalani masa penahanan, namun jika mengulangi perbuatan yang sama dalam waktu setahun dia akan langsung ditahan.

Dahlia menjadi terdakwa kasus penganiayaan terhadap anak akibat perbuatannya yang dilakukan pada Oktober 2012. Dia memukul dua muridnya yang duduk di kelas 2 SD, yaitu Elma Sianturi dan Putri Limbong, menggunakan penggaris kayu. Kedua bocah itu dipukul karena tidak bisa mengerjakan tugas Matematika.

Pemukulan ini membuat kedua bocah mengalami luka memar. Keluarga Elma dan Putri pun mengadukan tindak penganiayaan ini ke Polresta Medan. Dari polisi, kasusnya bergulir hingga ke pengadilan. Dahlia pun dinyatakan bersalah dan dihukum.

Hukuman yang dijatuhkan hakim kepada Dahlia tidak berbeda dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oki Permana. Sebelumnya, JPU juga meminta hakim menghukum terdakwa dengan hukuman 6 bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun.

Namun, hukuman yang dijatuhkan hakim membuat kecewa kakek korban, M Limbong. "Putusan ini tidak memberi efek jera kepada guru itu," katanya.

(mdk/bal)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM