Minggu, 1 April 2012 18:35:46
Aung San Suu Kyi. merdeka.com/dok





Soekarno Center anugerahi Suu Kyi medali emas demokrasi

Reporter : Vincent Asido Panggabean


Merdeka.com - Peraih penghargaan nobel perdamaian pada 1991, Aung San Suu Kyi, kembali mendapat anugerah karena upayanya dalam menciptakan demokratisasi di Myanmar. Kali ini, Suu Kyi menerima penghargaan dari The Soekarno Center melalui Sukmawati Sukarno Putri.

"Penghargaan itu sebenarnya akan diberikan kepada Suu Kyi pada 2009. Namun karena situasi politik di Myanmar dan ketatnya seleksi Junta Militer serta masih adanya status tahanan rumah, maka penghargaan tersebut baru bisa diberikan pada akhir Maret 2012," kata Ketua Dewan Pembina The Soekarno Center, Sukamawati, dalam siaran pers, Minggu (1/4).

Sukmawati menjelaskan, dirinya dan Aung San Suu Kyi memiliki kesamaan sejarah, yaitu keduanya adalah putri dari founding fathers kedua negara. Selain itu, dalam sejarah perjalanan karir politiknya, keduanya sama-sama pernah menghadapi tekanan politik dari penguasa berlatar belakang militer.

"Keluarga Bung Karno mengalami diskriminasi selama 32 tahun di bawah rezim Orde Baru, sedangkan Suu Kyi mengalami diskriminasi selama hampir 20 tahun dan menjadi tahanan politik," terang Sukmawati.

Sukmawati menyatakan, Suu Kyi dan dirinya adalah kisah dua perempuan di Asia yang sama-sama mengalami cobaan dan penderitaan. Oleh sebab itu, pemberian penghargaan kepada perempuan berusia 66 tahun itu, menjadi bentuk dukungan kepada dirinya untuk menciptakan demokrasi di Myanmar.

"Penghargaan berupa medali emas tersebut sebagai bentuk dukungan terciptanya demokrasi di Myanmar," kata Sukmawati.

Sementara itu, seperti dilansir dalam siaran persnya, Aung San Suu Kyi merasa bangga atas kunjungan kehormatan putri pemimpin besar Konferensi Asia-Afrika itu.

Aung San Suu Kyi menyatakan, rasa haru atas penghargaan yang diberikan. Dirinya berharap, Myanmar bisa meniru Indonesia dapat mencapai perjuangan reformasi. Suu Kyi juga menyampaikan salam untuk rakyat Indonesia yang terus mendoakan perjuangannya.

(mdk/bal)


SHARE & FOLLOW



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS