Kamis, 24 Oktober 2013 00:03:48
Ilustrasi Bentrok. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki



Tawuran di Moestopo dipicu konflik pribadi


Reporter : Henny Rachma Sari



Merdeka.com - Tawuran yang terjadi antara sekelompok pemuda di depan Kampus Moestopo, Jakarta Selatan rupanya dipicu karena konflik pribadi. Akibat peristiwa ini, satu orang berhasil diamankan polisi.

Kapolsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, AKBP Anom Setiyadji menjelaskan, pihaknya hingga kini masih menelusuri apa motif dan penyebab utama terkait tawuran yang terjadi malam ini sekitar pukul 21.00 WIB.

"Adanya keributan, adanya tawuran sekelompok mahasiswa tertentu. Dan kelompok pemuda lainnya masih ditelusuri dari konflik pribadi dengan kelompok pemuda lainnya," jelas Anom dalam keterangan tertulis, Rabu (23/10).

Menurut dia, dari konflik pribadi itu, berkembang menjadi konflik antar kelompok yang berakibat pada tawuran. Sebab, kata dia, satu kelompok mendatangi mahasiswa ke kampus Moestopo yang memicu konflik menjadi besar.

"Kemudian berkembang. Ini tidak diselasaikan secara tuntas malam ini jam 20.00 WIB, lalu mendatangi mahasiswa, dan terjadilah konflik. Dari beberapa pihak pemuda ada yang terluka," imbuhnya.

Dia menyatakan, jika akibat tawuran pihaknya sudah mengamankan satu pemuda. Sementara korban luka, kata dia, segera dilarikan ke rumah sakit.

"Kami evakuasi rekan-rekan mahasiswa, sekarang berada di rumah sakit. Mahasiswa lainnya akan kami telusuri lebih jauh. Ini kami masih telusuri di lapangan. Belum bisa diketahui motif yang sebenarnya. Yang ditahan 1 orang," pungkasnya.

Akibat kejadian ini pula, satu orang wartawan menjadi korban pemukulan salah satu kelompok yang bertikai. Wartawan media on line ini pun telah melakukan visum dan melaporkan pemukulan ini ke Polres Jakarta Selatan.

(mdk/tyo)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 


TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM