Senin, 22 Juli 2013 02:17:00
Ilustrasi petasan. ©shutterstock.com/Ak W.



Warga Pemalang tewas mengenaskan saat sedang meracik petasan


Reporter : Parwito



Merdeka.com - Suroso (53) warga Dukuh Karang Tengah RT 01 RW IV Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah tewas dalam kondisi mengenaskan. Pasalnya, saat meramu atau meracik obat untuk membuat petasan, tidak disangka obat ramuan tersebut meledak. Ironisnya, Suroso langsung tewas seketika dengan kaki yang terlepas dari tubuhnya.

Informasi yang dihimpun merdeka.com, kejadian menggemparkan itu berawal sekitar pukul 13.00 WIB, korban menerima order meramu obat untuk membuat petasan dari temannya, Fauzan (43) warga Dukuh Karang Tengah RT 01 RW IV Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang.

Suroso yang setiap tahun berprofesi sebagai pembuat dan peramu obat petasan, tidak keberatan saat mendapatkan order tersebut. Untuk itu, Fauzan menyerahkan belerang 3 kg, Broom 2 kg, floras 10 kg kepada Suroso.

"Setelah menerima barang-barang tersebut, Suroso pun meramunya di belakang rumah Fauzan. Dalam meramu, Suroso menggunakan sarana ember untuk mencampur tiga jenis obat tersebut," ungkap saksi Jupri (44), salah seorang tetangga korban saat dihubungi merdeka.com Minggu (21/7).

Namun, tanpa disangka, saat mengaduk adonan obat petasan tersebut, tiba-tiba timbul percikan api dan langsung meledak. Ledakan langsung menyembur ke tubuh Suroso, karena ledakannya sangat besar, Suroso mengalami luka pada kaki kanan. Dan mirisnya, kaki kiri Suroso terlepas dari tubuhnya dan Suroso langsung tewas di tempat.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Mapolres Pemalang untuk proses hukum lebih lanjut. Untuk mengetahui kronologis yang sebenarnya, kini polisi melakukan pemeriksaan intensif terhadap dua orang yaitu Fauzan dan Umi Mastukha (32) warga Dukuh Karang Tengah RT 01 RW IV Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Kasus ini masih ditangani secara intensif oleh petugas Polres Pemalang.

(mdk/cob)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 


TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM