Sabtu, 11 Mei 2013 17:27:00
ilustrasi



Forum Rektor: Capres 2014 harus punya 6 kriteria pemimpin


Reporter : Arie Sunaryo



Merdeka.com - Pertemuan Forum Rektor Indonesia (FRI) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, hari ini menghasilkan rumusan tentang kriteria calon presiden/pemimpin Indonesia tahun 2014. Ada enam kriteria yang harus dipenuhi, jika ingin menjadi pemimpin Indonesia masa depan.

Ketua Forum Rektor Indonesia, Laode M Kamaluddin mengatakan, kriteria pertama adalah harus mempunyai jejak kepemimpinan di berbagai organisasi, perusahaan maupun lembaga. Dalam rekam jejak kepemimpinannya tidak pernah melakukan atau diopinikan memiliki kasus, baik kasus KKN maupun cacat moral lainnya.

"Yang kedua, seorang calon pemimpin harus memiliki keberanian dan ketegasan dalam menegakkan keadilan meski harus berhadapan dengan banyak pihak. Ketiga, pemimpin juga harus bisa berinovasi dan mempunyai visi. Sehingga bisa menciptakan sesuatu yang biasa menjadi luar biasa," ujarnya, Sabtu (11/5).

Kriteria yang keempat, lanjut Laode, pemimpin harus bisa memprediksi datangnya gelombang dan mengetahui bagaimana menghadapinya, serta memiliki rumusan yang jelas akan dibawa kemana bangsa ini.

Sementara kriteria kelima, pemimpin harus bisa bersikap profesional dan berdiri di atas semua golongan serta tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun.

"Untuk kriteria di atas, tentunya dengan mempertimbangkan NKRI yang multi kultur dan multi etnik," katanya.

Kriteria keenam, pemimpin mendatang harus mampu membawa bangsa ini sejajar dengan bangsa-bangsa maju di Asia dan tetap memiliki komitmen yang tinggi memperjuangkan masyarakat lapis bawah yang kurang beruntung.

Enam kriteria tersebut akan disosialisasikan dan ditawarkan kepada masyarakat melalui media massa dan roadshow ke seluruh Indonesia. Mulai dari pertemuan regional di Jawa, kemudian Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Papua, Bali, NTB, dan NTT, serta regional Kalimantan.

"Kami berharap, perumusan kriteria ini bisa membawa dampak berarti pada pesta demokrasi 2014 mendatang. Tidak saja mendorong masyarakat untuk cerdas dalam memilih, namun harapan kita juga bisa meningkatkan partisipasi masyarakat," pungkasnya.

(mdk/dan)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 


TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM