Kamis, 13 Desember 2012 08:10:20
Pilkada. www.antaranews.com



Quick count Pilkada Nganjuk, pasangan incumbent dominasi suara


Reporter : Moch. Andriansyah



Merdeka.com - Selain melakukan perhitungan cepat (quick count) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar di dua kabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur, Lembaga Proximity juga melakukan penghitungan di Pilkada Nganjuk. Calon incumbent pun masih mendominasi.

Dari jumlah pemilih di Kabupaten Nganjuk, yaitu 890.980 DPT di 1.987 TPS di 20 kecamatan se-Kabupaten Nganjuk, data yang diterima quick count Proximity hingga Rabu petang, adalah sekitar 98.67 persen, dengan tingkat partisipasi pemilih sekitar 59.95 persen, dan sisanya golput.

Hasil sementara yang dihimpun Proximity, pasangan incumbent, Taufiqurrahman-Abdul Wachid Badrus berpeluang kembali terpilih memimpin Kabupaten Nganjuk. Sebab, pasangan nomor urut dua ini lebih unggul dari lima pasangan calon yang lain.

Meski hanya berdasarkan quick count, kemenangan yang sudah ada di depan mata bagi pasangan incumbent itu. Sukses ini, tak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap kinerja mereka selama ini.

"Masyarakat pemilih itu suka pasangan pemimpin yang rukun dan kerjanya dapat dirasakan masyarakat. Sehingga masyarakat memberi kepercayaan untuk melanjutkan kinerjanya untuk satu periode lagi," jelas Direktur Sosial Politik (Sospol) Proximity, A Hasan Ubaid, Rabu (12/12) malam di Surabaya.

Alasan lainnya, lanjut dia, pasangan incumbent memiliki sumber daya lebih banyak dibanding pasangan calon lain. Sebab, mereka memiliki APBD.

"Sehingga pasangan incumbent dapat dengan mudah merealisasi janji atau apapun yang diminta masyarakat untuk mencari simpati dan dukungan. Pasangan incumbent sulit dikalahkan karena mereka memiliki sumber daya lebih dibanding pasangan calon yang lain," sambung Ubaid

Ubaid juga merinci, jumlah perolehan suara yang dikantongi masing-masing kontestan Pilkada Nganjuk. Dari data yang masuk sekitar 98.67 persen, diketahui pasangan nomor urut satu. Siti Nurhayati-Sumardi mengantongi 24.79 persen suara, pasangan nomor urut dua. Taufiqurrahman-Abdul Wachid Badrus (31.76 persen), pasangan nomor urut tiga, Njono Djojo Astro-Syaiful Anam (22.11 persen), pasangan nomor urut empat, Suci Purnomo-Djaelani (2.57 persen), pasangan nomor urut lima, KPH Pied Yudhianto-Basuki (13.20 persen) dan pasangan nomor urut enam Yusmanto-Gatot Nursalim mendulang 5.57 persen suara.

"Jumlah TPS terpilih sebanyak 150 TPS per kecamatan, dengan sampel pemilih sebanyak 67.726 orang dan menggunakan metode Multi Stage Random Sampling dengan margin error 1 persen. Saya yakin hasil penghitungan manual KPUD Nganjuk nanti, tidak akan jauh beda dengan hasil quick count Proximity," tegas Unaid dengan nada optimis.

(mdk/hhw)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 


TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM