Selasa, 20 Agustus 2013 18:38:00
Ilustrasi ibu hamil. ©shutterstock.com/NotarYES





Bentuk perut ibu hamil tentukan jenis kelamin janin, benarkah?

Reporter : Rizqi Adnamazida


Merdeka.com - Apakah Anda sedang hamil? Jika iya, coba perhatikan perut yang sedang membuncit. Jika perut tampak bundar sempurna dan membesar ke atas, artinya Anda mengandung bayi perempuan. Sementara jika perut membesar ke bawah, janin dalam kandungan adalah bayi laki-laki. Benarkah demikian?

Asal-usul mitos memprediksi jenis kelamin bayi tersebut berdasarkan kepercayaan kuno masyarakat Inggris yang menyatakan kalau laki-laki harus mandiri makanya posisi kandungan lebih condong ke bawah.

Sementara perempuan butuh perlindungan jadi posisi kandungan terangkat ke atas agar lebih mudah dilindungi, demikian seperti yang dilansir dari Hello Magazine.

Bukan cuma itu, beberapa orang percaya ada perubahan fisik lain yang terjadi ketika ibu mengandung yang bisa dijadikan sebagai indikasi untuk memprediksi jenis kelamin bayi. Beberapa di antaranya adalah seperti yang dilansir dari Baby Centre berikut.

  • Payudara kanan ibu lebih besar daripada yang kiri saat mengandung bayi laki-laki.
  • Kulit ibu menjadi kering saat mengandung bayi laki-laki, sementara kulit semakin halus ketika mengandung bayi perempuan.
  • Rambut kaki ibu semakin tebal ketika janin dalam kandungan berjenis kelamin laki-laki.


Sayangnya, sampai saat ini tidak ada satu pun penelitian yang benar-benar membuktikan bahwa perubahan fisik ibu hamil bisa digunakan sebagai alat untuk memprediksi jenis kelamin bayi.

Bahkan meskipun menggunakan bantuan USG yang bisa dilakukan secara berkala pada saat kehamilan berusia 0-28 minggu, 28-minggu, dan 36-40 minggu, semuanya belum tentu seratus persen akurat untuk mengetahui jenis kelamin bayi.

Baca juga:
Gerakan tangan bantu tingkatkan kemampuan berpikir anak
6 Fakta menarik tentang bayi kembar identik
Awas, minum soda bisa membuat anak semakin agresif
Sering sakit perut saat kecil berdampak pada mental saat dewasa
Percepat kelahiran bisa sebabkan autisme pada anak

(mdk/riz)


SHARE & FOLLOW






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS