Sabtu, 11 Agustus 2012 11:08:00
Ilustrasi ibu gemuk dan anak. ©Shutterstock.com/Losevsky Photo and Video





Obesitas pada ibu hamil hambat pertumbuhan anak

Reporter : Kun Sila Ananda


Merdeka.com - Obesitas ternyata tak hanya berbahaya bagi wanita, terutama pada wanita hamil. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa obesitas pada ibu hamil akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Para ilmuwan di University of Iowa membandingkan berat dan tinggi badan bayi yang lahir dari ibu obesitas dengan bayi yang lahir dari ibu dengan berat badan normal.

Kontras dengan apa yang diharapkan oleh para ilmuwan, ternyata bayi yang dilahirkan oleh ibu obesitas memiliki berat badan dan tinggi badan kurang. Ini jika dibandingkan dengan ukuran dan berat badan bayi yang dilahirkan oleh ibu dengan berat badan normal.

Selain itu, bayi yang dilahirkan oleh ibu obesitas juga memiliki massa lemak yang lebih sedikit. Padahal massa lemak adalah hal yang paling penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak bayi.

"Kami menemukan bahwa anak-anak ini tidak tumbuh secara normal," kata Katie Larson Ode, asisten profesor di Paediatric Endocrinology and Diabetes, Iowa, yang menjadi ketua penelitian.

"Jika apa yang kami temukan ini benar, maka obesitas terbukti berbahaya bagi bayi dalam rahim. Ini akan meningkatkan kewaspadaan wanita terhadap obesitas sebelum mereka memasuki masa melahirkan. Efek negatif ini terbukti bisa mempengaruhi generasi mereka selanjutnya," tambah Ode, seperti dilansir oleh Health Me Up (10/08).

Anak yang dilahirkan oleh ibu obesitas nantinya memang bisa memiliki berat yang sama dengan bayi yang dilahirkan ibu normal. Namun sayangnya mereka juga akan menuruni sifat ibu yang cepat bertambah berat badan dan menjadi gemuk. Hal ini tentu tak baik bagi kesehatan mereka di masa mendatang.

(mdk/kun)


SHARE & FOLLOW



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS