Jumat, 4 Januari 2013 15:05:00
Ilustrasi berjalan. ©Shutterstock.com/ Blazej Lyjak





Sering jalan kaki jauhkan wanita dari stroke

Reporter : Kun Sila Ananda


Merdeka.com - Wanita yang berjalan setidaknya tiga jam setiap minggu ditengarai memiliki risiko stroke lebih rendah dibanding wanita yang tak pernah jalan kaki atau berjalan kaki kurang dari tiga jam seminggu.

"Hasil penelitian ini memberikan pesan yang masih sama, melakukan kegiatan secara aktif, meski hanya berjalan kaki baik untuk kesehatan," ungkap ketua peneliti Jose Maria Huerta dari Murcia Regional Health Authority di Spanyol, seperti dilansir oleh Reuters (03/01).

Sebelumnya, terdapat penelitian yang juga mengaitkan aktivitas fisik dengan berkurangnya risiko stroke. Hal ini diakibatkan berkurangnya plak yang mampu mengendap dalam arteri, pembuluh darah, dan otak.

Sementara itu, penelitian terbaru berhasil menunjukkan manfaat berjalan kaki bagi wanita. Ditemukan bawa wanita yang berjalan santai atau jalan kaki selama 210 menit per minggu memiliki risiko stroke yang lebih rendah dibanding wanita yang pasif berkegiatan.

Hal ini ditemukan setelah peneliti mengamati 33.000 pria dan wanita selama 12 tahun. Hasilnya, ditemukan bahwa wanita yang sering melakukan jalan kaki memiliki penurunan risiko stroke sebesar 43 persen.

Meski begitu efek jalan kaki ini tidak ditemukan pada pria. Begitu juga, penurunan risiko stroke ini masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan melakukan olahraga seperti bersepeda atau olahraga berat dalam waktu yang lebih singkat.

Dengan hasil penelitian di atas, tampaknya para wanita harus mulai lebih banyak berjalan kaki selama berkegiatan. Selain menjaga kebugaran fisik, terbukti jalan kaki juga bisa menjauhkan wanita dari stroke.

(mdk/kun)


SHARE & FOLLOW



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS