Kamis, 14 Februari 2013 13:08:00
Ilustrasi naik gunung. ©Shutterstock.com/ l i g h t p o e t





Tinggal di pegunungan jauhkan obesitas

Reporter : Kun Sila Ananda


Merdeka.com - Orang yang tinggal di pegunungan atau dataran tinggi diketahui lebih mudah terhindar dari obesitas dibandingkan orang yang tinggal di dataran rendah, ungkap sebuah penelitian.

Hal ini ditemukan peneliti ketika mengamati 400.000 orang di Amerika Serikat. Orang yang tinggal di dataran rendah dan daerah pantai lebih rentan terkena obesitas empat hingga lima kali lipat dibandingkan dengan orang yang tinggal di dataran yang lebih tinggi.

"Aku terkejut dengan efek ketinggian pada tubuh manusia. Aku tak menyangka pola ini berkaitan," ungkap Dr Jameson Voss, peneliti dari Uniformed Service University of the Health Sciences di Bethesda, seperti dilansir oleh NBC News (12/02).

Alasan di balik perbedaan risiko obesitas antara wilayah tempat tinggal ini masih tak ditemukan. Satu-satunya penjelasan adalah karena ketinggian wilayah pada akhirnya mempengaruhi selera makan, hormon pertumbuhan, serta jumlah kalori yang dibahas setiap harinya.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Cynthia Beall menunjukkan bahwa semakin tinggi wilayah tempat tinggal seseorang, maka semakin banyak juga kalori yang dibakar.

Hasil perbandingan yang dilakukan peneliti adalah bahwa orang yang tinggal di dataran rendah memiliki BMI rata-rata 26,6 sementara yang tinggal di dataran tinggi memiliki BMI sekitar 24,2.

Meski begitu, Voss menekankan bahwa hasil penelitian ini bukan berarti orang yang tinggal di wilayah pegunungan atau dataran tinggi tak mungkin terkena obesitas. Kemungkinan itu tentu masih ada jika orang tersebut tak memperhatikan makanan yang dia konsumsi.

Berita terkait:

Ayah obesitas bisa pengaruhi kesehatan anak
Obesitas bisa sebabkan penyakit gusi?
5 Fakta penting seputar obesitas
Obesitas membuat tubuh kekurangan vitamin D
Obesitas bisa dideteksi sejak bayi?
Pengemudi mobil terancam mudah gemuk meski sudah rajin olahraga

(mdk/kun)


SHARE & FOLLOW



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS