Selasa, 4 Juni 2013 15:35:00
Ilustrasi pengguna perangkat mobile © Equinix.com





Jumlah perangkat mobile di Indonesia ungguli jumlah penggunanya

Reporter : Dwi Andi Susanto


Merdeka.com - Siapa sangka pertumbuhan gadget atau perangkat mobile di Indonesia sangat pesat. Bahkan jumlah pengguna perangkat mobile melebihi total jumlah penduduk di Indonesia.

Seiring dengan semakin majunya Teknologi Informasi (TI) dan menurunnya jumlah masyarakat yang masih gagap teknologi atau gaptek, menjadikan banyak vendor perangkat elektronik khususnya mobile yang menjadikan negara ini sebagai pasar untuk menjual produk-produk mereka.

Menurut data yang tercatat di Kementerian Komunikasi dan Informatika, angka masyarakat pengguna gadget di Indonesia menyentuh 240 juta unit. Hal tersebut cukup mengejutkan mengingat jumlah penduduk Indonesia yang saat ini berada di kisaran angka 230 juta jiwa.

Berdasarkan data tersebut maka diasumsikan rata-rata satu orang memiliki dua perangkat pintar. Sedangkan sebaran perangkat mobile tersebut tertinggi berada di pulau Jawa.

Salah satu alasan kenapa jumlah perangkat mobile semakin lama semakin tumbuh tinggi karena internet saat ini sudah menjadi salah satu kebutuhan bagi banyak orang khususnya di daerah perkotaan.

Menurut data yang dihimpun oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2012 lalu menunjukkan bahwa mayoritas atau sekitar 65 persen pengguna internet Indonesia lebih sering terkoneksi dengan dunia maya dengan menggunakan perangkat mobile mereka.

Tentunya dengan pertumbuhan perangkat mobile di negara ini menjadi suatu hal yang membanggakan karena menunjukkan bahwa sudah banyak masyarakat di dalamnya yang telah mengenal internet dan teknologi.

Namun, di sisi lain, dengan banyaknya perangkat mobile yang datang dan dipasarkan di tanah air menjadikan Indonesia terkesan sebagai negara dengan masyarakat yang gemar mengonsumsi produk dari luar negeri.

Cukup masuk akal kenapa hal tersebut terjadi. Hal tersebut dikarenakan sampai sekarang belum munculnya produk gadget atau perangkat mobile besutan pabrik lokal atau made in Indonesia.

Bahkan apabila sudah ada pun, untuk mengubah mindset dan brand minded orang Indonesia terhadap merek-merek yang lebih terkenal akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Tidak hanya itu saja, dalam catatan Kementerian Komunikasi dan Informatika juga menunjukkan bahwa tidak hanya gadget atau perangkat mobile saja, barang-barang elektronik lain seperti laptop dan piranti TI juga banyak dipasarkan di negeri ini.

Nantinya, apakah Indonesia akan terus menjadi negara yang hanya mampu mengonsumsi produk dari luar saja?

(mdk/das)


SHARE & FOLLOW



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS