Selasa, 19 Februari 2013 11:33:09
Aktivitas Kapal Feri. ©2012 Merdeka.com/imam buhori



BRI dan TNI AL buat program Kapal Pintar


Reporter : Sri Wiyanti



Merdeka.com - Guna mendukung pendidikan di desa-desa tertinggal, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama TNI Angkatan Laut bahu-membahu menyukseskan program Kapal Pintar.

Dalam program ini, BRI siap membantu pengadaan Kapal Pintar senilai Rp 3 miliar. "Dalam proyek Kapal Pintar ini, BRI membantu TNI AL dengan anggaran pembangunan kapal sebesar Rp 3 miliar," ujar Sekretaris Perusahaan Muhamad Ali dalam berita tertulis yang diterima merdeka.com, Selasa (19/2).

Dikatakan Ali pendanaan ini merupakan bagian dari Program BRI Peduli Pendidikan. "Kapal Pintar ini merupakan bagian dari Program Indonesia Pintar yang diprakarsai oleh Ibu Ani Yudhoyono, di mana Program Indonesia Pintar menjangkau daerah yang tidak terjangkau (To Reach The Unreached)," papar Ali.

Program tersebut diimplementasikan dalam bentuk Mobil Pintar, Motor Pintar, Kapal Pintar, dan Rumah Pintar. Dikatakan Ali, sesuai dengan kerjasama dengan TNI AL dalam menjangkau masyarakat di daerah terluar akan pendidikan, Kapal Pintar ini akan dijadikan perpustakaan keliling (mobile library).

"Nantinya kapal ini menjadi tempat belajar. Dengan segala perlengkapannya bagi masyarakat pesisir, Kapal Pintar ini bisa menjangkau masyarakat, utamanya anak-anak usia dini dan siswa sekolah," tutur Ali.

Kapal Pintar akan dioperasikan secara periodik untuk mengunjungi ke desa-desa terpencil. Nantinya, Kapal ini akan berkoordinasi dengan instansi-instansi atau dinas yang terkait seperti Pemda, Kepolisian, Dinas Kependidikan Nasional dan Dinas Kesehatan sehingga aplikasi kapal pintar ini menjadi komprehensif dengan berbagai macam stakeholder.

"Harapan kami agar peningkatan taraf pendidikan dan kesejahteraan masyarakat pesisir dan sekitarnya memperoleh hasil yang optimal," papar Ali.

Bantuan BRI ini, lanjut Ali, sejalan dengan visi Program Bakti TNI AL atas desa tertinggal, terpencil dan terisolasi, pesisir pantai serta daerah pulau-pulau kecil atau terluar. TNI AL juga memiliki perhatian yang sama dan bermaksud membangun Kapal Pintar. "Hal tersebut yang akhirnya membawa kami untuk dapat berkumpul di hari ini untuk menjalin perjanjian kerjasama untuk pengadaan Kapal Pintar," ucap Ali.

Kapal Pintar ini merancang sistem pembelajaran menggunakan pendekatan Multiple Intelligence dengan metode Joyful Learning dan Integrated Learning dan dilengkapi 4 Sentra, yaitu Sentra Buku, Sentra Komputer, Sentra Alat Permainan Edukatif dan Sentra Audio Visual dan Panggung.

"Oleh karena itu, maka Kapal Pintar yang dilengkapi dengan buku-buku pengetahuan dan alat peraga adalah suatu terobosan yang dikembangkan oleh TNI AL dan dapat dijadikan pilot project bagi kegiatan-kegiatan sejenis," imbuh Ali.

(mdk/rin)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM