Rabu, 5 Juni 2013 19:45:00
Gedung RNI. ©2013 Merdeka.com





Daging di Australia Rp 20.000 per kg, RNI siapkan raja daging

Reporter : Idris Rusadi Putra


Merdeka.com - Salah satu perusahaan pelat merah PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akan meluncurkan raja daging yang dijual dalam bentuk kiloan. Daging sapi ini adalah daging asli dalam negeri yang akan dijual jauh di bawah harga pasar.

Direktur Utama RNI, Ismed Hasan Putro mengatakan akan menjual daging sebanyak 30 ton dalam setahun atau sekitar 200 ekor sapi. Sapi tersebut akan berasal dari Jati Tujuh, Lombok serta Subang.

"Raja daging pada tanggal 26 ini akan kita jual terdiri dari daging biasa, semi premium, dan premium. Harganya pokoknya jauh di bawah pasar," ucap Ismed ketika ditemui di Gedung Mandiri Pusat, Jakarta, Rabu (5/6).

Penjualan daging murah ini juga dilakukan untuk antisipasi naiknya harga daging sebelum puasa dan lebaran idul fitri. Selain itu, Ismed juga merasa aneh karena harga daging tidak kunjung setelah 9 bulan yang lalu.

"Harga daging sapi yang 9 bulan tidak turun turun. Kita pelopori dengan menjual daging kiloan dengan harga kompetitif dengan harga pasaran. Jauh di bawah pasar," paparnya.

Sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini bertemu dengan Chief Ministery Australia Utara Hon Adam Giles MLA di Gedung Mandiri Pusat, Gatot Subroto, Jakarta. Dalam pertemuan itu, Dahlan curhat tingginya harga daging di Indonesia.

Dahlan kaget mendengar harga daging sapi di Australia yang ternyata hanya Rp 20.000 per kilogram. Bukan hanya itu, di Australia ternyata sapi banyak yang ditembaki karena kelebihan populasi.

"Daging justru dari kita yang bicara, harga daging mereka tahu. Di sana sekarang cuma Rp 20.000. Mereka tidak menjawab secara pasti masalah impor daging karena mereka pemerintahan," ucap Dahlan.

(mdk/ard)


SHARE & FOLLOW






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS