Kamis, 12 September 2013 16:45:00





IFC: Ekonomi Indonesia 90 persen ditopang sektor UMKM

Reporter : Sri Wiyanti


Merdeka.com - International Finance Corporation (IFC) mengatakan Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) adalah sektor penopang penting perekonomian Indonesia dengan rasio 90 persen. Maka dari itu aspek infrastruktur dan pemerataan akses keuangan (financial inclusion) perlu ditumbuhkan.

IFC sendiri akan turut ambil bagian dalam mengembangkan sektor keuangan di Indonesia, terutama untuk mendorong kesetaraan akses keuangan. "Kami juga akan fokus pada penguatan sistem keuangan Indonesia," kata Country Manager IFC Indonesia Sarvesh Suri di Kantor IFC, Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (12/9).

Salah satu upaya yang dilakukan IFC untuk membantu lebih banyak penduduk miskin adalah melakukan investasi pada PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura, yaitu sebuah lembaga keuangan mikro yang memberikan pinjaman kepada wirausaha perempuan di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan. Kehadiran investasi ini diharapkan perempuan Indonesia dapat mengembangkan usahanya dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

Sarvesh mengatakan, IFC telah mendukung Bank Indonesia untuk mendorong program layanan perbankan tanpa kantor atau disebut branchless banking di seluruh pelosok Tanah Air, di mana BI tengah melakukan proyek percontohan branchless banking lima bank, yakni Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, CIMB Niaga, Bank Tabungan Pensiunan Nasional, dan Bank Sinar Harapan Bali.

(mdk/bmo)


SHARE & FOLLOW






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS