Jumat, 14 Juni 2013 14:09:55
Kenaikan BBM. ©2013 Merdeka.com/imam buhori



Kenaikan harga BBM setelah tanggal 17 Juni


Reporter : Saugy Riyandi



Merdeka.com - Menteri Keuangan Chatib Basri memastikan pemerintah akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi setelah sidang paripurna yang dilakukan pada tanggal 17 mendatang.

Pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), lanjutnya, telah menyetujui semua kompensasi untuk rakyat miskin termasuk Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

"Selama dua hari terakhir itu posisi pemerintah itu sudah jelas naikkan BBM. Ini pertanyaannya bukan lagi apakah pemerintah naikkan BBM atau enggak," ujar dia saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (14/6).

Chatib menegaskan pihak DPR juga telah menyetujui adanya penambahan kompensasi bantuan sosial untuk rakyat miskin yang telah dicanangkan pemerintah sebelumnya. Namun, lanjut dia, penentuan besaran kenaikan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ).

"Itu yang akan BBM akan dinaikkan segera setelah tanggal 17. Saya tidak tahu tanggal (pastinya) karena itu sepenuhnya wewenang dari presiden," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden SBY mengakui bahwa pemerintah tidak punya jalan lain dalam kerangka penyelamatan anggaran negara selain menaikkan harga BBM. Namun SBY memastikan bahwa kebijakan tersebut sudah diperhitungkan dengan sangat matang.

Kepala negara mengaku terpaksa mengambil kebijakan kenaikan harga BBM lantaran tidak ada jalan keluar lain untuk menyelamatkan kondisi ekonomi nasional. Terlebih, setelah hasil kajian menggambarkan bahwa selama ini subsidi BBM tidak tepat sasaran.

"Ternyata yang menikmati golongan kaya yang sepatutnya tidak mendapat subsidi," jelasnya.

Lebih lanjut SBY mengatakan, banyak kritik keras yang dialamatkan ke pemerintah terkait kebijakan ini. Terlebih, ada pihak-pihak yang disebut SBY mengklaim mencintai rakyat dengan gerakan menolak kenaikan harga BBM.

"Saya berharap janganlah terlalu mudah pihak tertentu mengklaim mencintai rakyat. Kita semua mencintai rakyat. Kita berpikir mencari solusi, menjalankan, akhirnya juga untuk kepentingan rakyat," jelasnya.

(mdk/bmo)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 


TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM