Rabu, 6 Februari 2013 17:33:00
sapi. ©2012 Merdeka.com/imam buhori



Kualitas rumah potong hewan di Indonesia rendah


Reporter : Idris Rusadi Putra



Merdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mengakui kualitas Rumah Potong Hewan (RPH) di Indonesia masih sangat rendah. Saat ini ada sekitar 800 RPH yag teregistrasi di Kementerian.

Dari jumlah tersebut, baru 50 persen yang sudah dapat control dalam kesehatan dan sebagainya. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro mengatakan, dari sekian banyak RPH, hanya RPH yang bekerja sama dengan pihak asing yang bisa melakukan pemotongan hewan dan hasilnya sesuai permintaan dan kepuasan konsumen.

"Di beberapa RPH modern di Jabodetabek yang bekerja sama dengan asing sudah mampu mengenai ini (pemotongan sesuai detail daging yang dibutuhkan). Dan tidak semua rumah potong mampu memberikan detail begini," ucap Syukur saat rapat bersama KPPU di Kantor KPPU, Jakarta, Rabu (6/2).

Dia mengaku, rendahnya kualitas RPH ini menjadi salah satu penyebab tersendatnya pengiriman daging sapi dari sentra produksi ke Jakarta dan Jabodetabek sebagai konsumen daging sapi terbesar di Indonesia.

Dia mengaku, sejak tahun lalu pihaknya telah fokus untuk meningkatkan RPH yang ada di sentra produksi. Tahun ini pihaknya baru fokus pada 14 RPH di sentra produksi yang besar.

"Itu ada di Lombok, Bima, Kupang, Jember, Pasuruan, Malang, Blitar dan lainnya, semuanya ada 14. Dan pada Juli ini nanti akan dilengkapi sarana dan pra sarana dilengkapi cool storage, ferezer pemisah daging dalam pemotongan," katanya.

(mdk/noe)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 



TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM