Rabu, 6 Februari 2013 08:56:04



Layakkah pegawai PT Pelindo II bergaji tinggi?


Reporter : Idris Rusadi Putra



Merdeka.com - Perusahaan pelat merah yang fokus pada pelabuhan, PT Pelindo II mengaku telah menaikkan kesejahteraan karyawannya. Pada pemaparannya kemarin, Direktur Utama Pelindo II RJ Lino mengatakan kenaikan gaji karyawannya selama tiga tahun terakhir hampir dua kali lipat.

Menurut data dari Pelindo II, gaji untuk lulusan Sarjana mencapai Rp 11 juta per bulan. Jika digabungkan selama setahun penuh, tahun lalu pegawai Pelindo II untuk jabatan kelas 11 itu sebesar Rp 171,2 juta. Jumlah yang fantastis untuk lulusan Sarjana belum berpengalaman. Namun, layakkah mereka digaji sebesar itu?

Ketua Umum Indonesian National Shipowners Association (INSA) Carmelita Hartoto berpendapat bahwa sangat wajar jika Pelindo II menaikkan gaji karyawannya. Hal itu lumrah jika perusahaan mendulang keuntungan yang banyak. Tahun lalu, tercatat Pelindo II berhasil meraup laba sebesar Rp 1,79 triliun.

Meski begitu, Carmelita menganggap tenaga kerja Pelindo II masih harus ditingkatkan. Pasalnya, hingga saat ini pihak pengusaha layanan logistik laut dibebani dengan tarif-tarif yang terus meningkat. "Bayangkan saja, tiga tahun terakhir sudah dua kali naik. Ini malah ada wacana untuk dinaikkan lagi tahun ini. Tapi itu belum pasti," ungkap dia saat dihubungi merdeka.com, Rabu (6/2).

Menurut dia, Pelindo II seharusnya tidak mengeruk untung dari tarif yang dibebankan kepada pengusaha kapal. Sebaliknya, Pelindo harus menaikkan kapasitas karyawannya agar produktivitasnya meningkat. "Jika semakin banyak kapal dilayani, maka pendapatan semakin meningkat. Kalau pedapatan hanya didapat dari kenaikan tarif, ya sama saja. Itu malah merugikan kami (pengusaha jasa angkutan kapal)," ungkap dia.

Terlebih lagi, jika yang dikenakan tarif tinggi adalah kapal logistik. Carmelita mengatakan korban tidak hanya pengusaha jasa pengangkutan kapal, tetapi juga masyarakat karena tarif barang akan naik.

PT Pelindo II adalah BUMN yang mengelola 10 pelabuhan besar di Indonesia. Antara lain adalah Pelabuhan Teluk Bayur di Sumatera Barat, Pelabuhan Jambi di Jambi, Pelabuhan Palembang di Sumatera Selatan, Pelabuhan Bengkulu di Bengkulu, Pelabuhan Panjang di Lampung, Pelabuhan Tanjung Pandan dan Pangkal Balam di Bangka Belitung, Pelabuhan Banten di Banten, Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Pelabuhan Cirebon di Jawa Barat, dan Pelabuhan Pontianak di Kalimantan Barat.

(mdk/rin)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 





KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM