Jumat, 31 Mei 2013 17:45:00
Kenaikan BBM. ©2013 Merdeka.com/imam buhori



Pertamina: Kalau masih mau isi BBM bersubsidi, pasang RFID


Reporter : Saugy Riyandi



Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) menargetkan, pemasangan Radio Frequency Identification (RFID) atau Sistem Monitor Pengendalian (SMP) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hanya sampai Oktober 2013.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menjelaskan, mekanisme ini dilakukan agar program sistem pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi terlaksana dengan baik. Pertamina memberi batas pemasangan tersebut selama tiga bulan dari operasionalnya Juli mendatang.

"Kita punya waktu tiga bulan pasca operasional di awal Juli dijalankan. Karena itu bagi masyarakat yang ingin mengisi BBM subsidi harus cepat didaftarkan," ujar Ali saat melakukan sosialisasi di SPBU Abdul Muis, Jakarta, Jumat (31/5).

Dalam program ini, lanjut dia, semua data kendaraan perlu didaftarkan. Sistem ini nanti bakal terintegrasi secara online dan terpantau realtime. Dengan sistem ini akan terpantau jumlah pengisian yang dilakukan tiap kendaraan.

Menurut Ali, program ini sudah berjalan dan telah dipasangkan di sejumlah kendaraan bermotor. Akhir Juni, semua SPBU dan kendaraan bermotor di seluruh Jakarta diproyeksi telah terpasang sistem tersebut sehingga program pengendalian BBM subsidi dapat berjalan dengan baik.

"Awal Juli sudah bisa berjalan operasionalnya. Kami harapkan memang tiap kendaraan untuk mendaftar agar dipasang RFID tag," jelasnya.

(mdk/noe)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 





KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM