Jumat, 1 Maret 2013 11:43:09
ternak sapi lokal. ©2012 Merdeka.com



Tak perlu impor daging, jumlah sapi di Indonesia 14 juta ekor


Reporter : Idris Rusadi Putra



Merdeka.com -

Minimnya pasokan daging sapi dituding sebagai biang keladi tingginya harga daging sapi di pasaran. Padahal, jika mengacu pada data yang ada, pasokan daging sapi dalam negeri sesungguhnya sangat berlimpah.

Badan Pusat Statistik (BPS) pernah menyebutkan bahwa Indonesia tidak perlu mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sebab, pasokan dari dalam negeri mencukupi."Mestinya kita sudah tidak impor sebanyak ini sekarang," kata Kepala BPS Suryamin beberapa waktu lalu.

Suryamin membuktikan pernyataannya dengan memberikan data jumlah sapi di Indonesia yang mencapai 14.824.373 sapi potong. Jumlah tersebut diperoleh dari data sensus 2011. Dari data tersebut, sapi yang dikembangbiakan oleh keluarga mencapai 11.044.136 ekor sapi potong.

Suryamin mengatakan, mayoritas jumlah sapi hasil sensus tersebut merupakan sapi yang dikembangbiakan dan dipotong ketika ada keperluan mendesak.

"Data populasi sapi potong yang kita lakukan door to door, ke rumah tangga yang melakukan usaha sapi potong," ucap Suryamin dalam konfrensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/3).

Namun, Suryamin tidak bisa menyebutkan jumlah sapi yang siap dipotong untuk memenuhi kebutuhan daging sapi. Suryamin hanya memberikan asumsi dari keseluruhan jumlah sapi tersebut.

"Pemerintah bisa mengambil kebijakan dari data ini, yang boleh dipotong kan hanya jantan usia dewasa dan betina yang sudah tidak produktif.

"Tapi tetap kenyataannya tujuan pemeliharaan tujuan pembiakan. UU melarang sapi betina produktif dipotong. DKI demandnya tinggi ini pasti karena suatu daerah over supply, untuk membawa ke sini tidak ada sarana transportasi," jelasnya.

(mdk/noe)


CARA GAMPANG BACA BERITA, JOIN :
 


TAG TERKAIT




KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS

DOWNLOAD APP MERDEKA.COM