Beredar Foto Masjid di Papua Dibakar, Polisi Pastikan Hoaks

kerusuhan di papua. ©2019 AFP Photo/STR

PERISTIWA | Sabtu, 31 Agustus 2019 23:01:34
Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Di tengah gejolak di Papua, beredar foto sebuah masjid terbakar di whatsapp group. Polisi memastikan foto yang menyebut sebuah masjid dibakar massa di Papua itu hoaks.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani meluruskan, foto masjid terbakar itu adalah masjid Agung di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Advertisement

"Ternyata yang terbakar itu masjid Agung dalam kompleks perkantoran Pemkab Luwu di Kecamatan Belopa, Sulsel dan kejadiannya sekitar 7 bulan lalu atau pada awal Januari 2019. Jadi itu hoaks," kata Dicky Sondani saat dikonfirmasi, Sabtu (31/8).

Foto hoaks itu hasil patroli tim cyber crime direktorat kriminal khusus Polda Sulsel. Mendapati temuan itu, polisi langsung melakukan penelusuran. Dia mengakui konten-konten hoaks mulai bertebaran di media sosial sejak kerusuhan pecah di Papua.

"Sejak dua pekan terakhir pasca kejadian di Papua, kian marak konten-konten hoaks. Tim cyber kemudian berselancar dan menemukan soal masjid itu siang tadi di medsos. Sepertinya ada pihak-pihak yang memang sengaja melakukan provokasi, sebar gambar seperti itu supaya orang emosi," tegasnya.

Hingga saat ini, polisi masih mencari pelaku penyebar foto hoaks masjid terbakar di Papua tersebut. Namun dia menduga, foto itu disebar oleh akun-akun palsu.

Dia memperingatkan penyebar berita hoaks dapat dipidana sesuai dengan UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan UU Nomor 1 Tahun 1946 dengan ancaman hukuman sampai dengan 10 tahun penjara.

"Mari cegah hoaks tentang Papua yang sengaja ditebar untuk memprovokasi. Lawan hoaks dengan saring dulu sebelum sharing," tandas Dicky.

Baca juga:
Pendemo Tewas saat Kerusuhan di Deiyai Papua Diduga Usai 10 Senpi TNI Dirampas
Dalam Waktu dekat, Presiden Jokowi Akan Temui Tokoh Papua
Iklan Buatan Australia Angkat Isu Papua Diblokir Youtube, Ini Kata Kemkominfo
Komnas HAM Minta TNI-Polri Koordinasi dengan Kepala Suku Redam Kerusuhan Papua
Komnas HAM Sarankan Keluarga Gus Dur Dilibatkan buat Redam Konflik di Papua

KOMENTAR ANDA


© 2012 - 2016 Merdeka.com
KLN Kapanlagi Network - All Rights Reserved