7 Artis Indonesia Ini Tolak Adegan Ciuman, Ada Nia Ramadhani

ARTIS | 9 Desember 2019 15:19 Reporter : Astri Agustina

Merdeka.com - Para artis Indonesia ini ternyata amat selektif dalam memilih pekerjaan yang mereka jalani, termasuk di film. Nyatanya, mereka menolak untuk melakukan adegan ciuman di film.

Alasannya beragam. Salah satunya karena menghargai pasangannya saat ini. Nah, siapa saja ya mereka?

Dilansir dari Kapanlagi.com, berikut tujuh artis Indonesia yang tolak peran ciuman.

1 dari 7 halaman

Nia Ramadhani

Dengan nada penuh canda, Nia Ramadhani pernah mengungkapkan bahwa dirinya menolak adegan ciuman karena takut diusir dari rumah.

"Kalau gue beradegan begitu (ciuman), gue pasti dikunci di depan rumah," papar Nia.

2 dari 7 halaman

Irwansyah

Irwansyah juga menjadi salah satu artis yang menolak adegan ciuman. Alasannya karena ia sudah hijrah. Suami Zaskia Sungkar ini juga menolak adegan berpelukan.

"Film religi ayo, drama juga gak ada masalah. Asal gak ada cium-ciuman, peluk-pelukan," kata dia.

3 dari 7 halaman

Titi Kamal

Bicara soal adegan ciuman, Titi Kamal juga anti dengan adegan tersebut. Bersama sang suami, ia sepakat untuk tidak beradegan ciuman di film.

"Dan kita sama-sama bisa jalani, masih banyak film lain yang gak harus begitu," kata dia.

4 dari 7 halaman

Tora Sudiro

Artis lainnya yang menolak adegan ciuman adalah Tora Sudiro. Kata Tora, adegan ciuman bisa dilakukan asalkan sang istri tak melihat.

"Saya kadang pengen main adegan serius, adegan romantis. Walaupun saya udah gak nerima ciuman ya, mohon maaf nih para wanita. Mohon maaf saya nolak banget," jelasnya.

5 dari 7 halaman

Iko Uwais

Iko Uwais juga tak ingin melakukan adegan ciuman karena merasa tak nyaman.

6 dari 7 halaman

Ge Pamungkas

Komika Ge Pamungkas menolak adegan ciuman dan adegan mesra dalam film. Alasannya ia tak ingin sang anak kelak melihatnya.

7 dari 7 halaman

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.