Bagai Mimpi Buruk, Irfan Hakim Nangis Ikan-Ikan Peliharaan Ratusan Juta Mati

Bagai Mimpi Buruk, Irfan Hakim Nangis Ikan-Ikan Peliharaan Ratusan Juta Mati
ARTIS | 26 Maret 2020 05:30 Reporter : Astri Agustina

Merdeka.com - Bagaikan mimpi buruk, Irfan Hakim tak kuasa menahan tangis saat mengetahui ikan-ikan peliharaan bernilai ratusan juta di rumahnya mati. Irfan tak pernah menyangka bila kondisi ikan-ikan kesayangannya akan berakhir seperti ini.

Dalam video di saluran YouTube deHakims dengan tajuk 'Kerugian Terbesar di Rumah Joglo! - Ikan-ikan Peliharaan Seharga Ratusan Juta Mati Massal' yang tayang pada 25 Maret 2020, Irfan memperlihatkan kondisi ikan-ikan peliharaannya.

1 dari 9 halaman

Dengan raut wajah sedih, Irfan menceritakan tentang kejadian tersebut. Kata Irfan, ikan-ikan peliharaannya yang ada di megatank mati karena karyawannya lupa memasang kembali filter kolam ikan tersebut.

irfan hakim

YouTube deHakims 2020 Merdeka.com

2 dari 9 halaman

"Tadi pagi (ikan-ikannya diketahui mati), 31 ekor semuanya mati. Sisa satu doang. Itu kemarin kan Baim ke sini terus ngasih ikan pari, dimatiin dulu cabutin," jelas Irfan.

irfan hakim

YouTube deHakims 2020 Merdeka.com

3 dari 9 halaman

"Lupa nyalain lagi padahal gue udah inget tapi gue pikir itu kan hal sepele pasti inget. Filter (yang dicabut), jadi selama 15 jam tanpa filter. Ngambang semua," lanjutnya.

Saat pagi hari mengetahui kondisi kolam ikannya, Irfan terkejut. Nyaris seluruh ikan yang ada di sana mengambang dan mati. Bukan hanya Irfan, karyawan yang ada di rumahnya juga terkejut mengetahui kejadian tersebut.

4 dari 9 halaman

Karyawan Irfan bernama Lutfi pun langsung mengangkat seluruh ikan-ikan yang mati. Irfan Hakim bersedih dan tak bisa berbuat apa-apa melihat kondisi ikan-ikan kesayangannya kini telah mati.

irfan hakim

YouTube deHakims 2020 Merdeka.com

5 dari 9 halaman

Lutfi pun meminta maaf atas kelalaiannya itu yang berakibat fatal.

irfan hakim

YouTube deHakims 2020 Merdeka.com

6 dari 9 halaman

"Ini ikannya mati semua, ini saya yang salah kemarin nyabut pompa sama gelembung udaranya itu lupa nyolokin. Biasanya saya itu inget banget tapi gak tahu kemarin sampai hari ini saya baru lihat keadaannya seperti ini. Minta maaf beribu-ribu maaf," papar Lutfi.

Mendapati ikan-ikan peliharaannya mati, Irfan Hakim meyakini akan ada saja komentar nyinyir dari warganet. Ia pun langsung memberikan penjelasan.

7 dari 9 halaman

"Buat sebagian orang kaya nya ngelihat gini, gue yakin sih pasti ada yang komentar 'Wah enak tuh digoreng, wah enak tuh dibakar-bakar'," kata Irfan.

"Sorry buat pecinta hewan sih kalau ngelihat gini bukan ngelihat seonggok daging tapi ini meninggalnya sahabat-sahabat. Bahkan kata Lutfi ini sudah kaya anak-anak semua nya. Hilangnya makhluk yang bernyawa," lanjutnya.

8 dari 9 halaman

Irfan juga meminta maaf karena akhir cerita dari megatank yang ada di rumah joglo nya harus seperti ini. Irfan beserta dua orang karyawannya pun mendoakan ikan-ikan peliharaannya yang telah mati.

irfan hakim

YouTube deHakims 2020 Merdeka.com

9 dari 9 halaman

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami